Black Butterflies

Black Butterflies

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 6, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kupu-kupu seringkali dikaitkan dengan sederet makna indah. Perumpamaan metamorfosis sempurna dalam kehidupan. Elok rupanya kendati berasal dari ulat yang sering kali dihindari, bermakna proses manusia dalam berubah jadi diri menjadi lebih baik. Namun, semesta mengikutsertakan kupu-kupu sebagai tanda alam tuk menjadi isyarat, petunjuk, pertanda akan hadirnya suatu hal. Terutama kupu-kupu hitam, yang eksistensinya sering terabaikan. Padahal dalam setiap kepakan sayapnya menyambangi rumah-rumah, selau ada kemalangan, mara bahaya, malapetaka, duka, hingga 'tamu tak diundang' yang akan merugikan si pemilik rumah. Dan karena hal itu, kisah ini jauh lebih rumit dari kelihatannya. Ini tentang seseorang yang bersembunyi dibalik identitas Dewi Jalanan yang keberadaannya dihindari di Negara Marganakarta. Sosok yang selalu mengirim surat dengan bubuhan cap kupu-kupu hitam sebelum 'menguliti' targetnya habis-habisan. Jika kupu-kupu hitam adalah pertanda malapetaka, maka Dewi Jalanan adalah malapetaka itu sendiri. ♣♣♣ "It's been a while. I haven't seen you use it," celetuk gadis bersurai pirang platina yang di tengah kegiatannya mengasah belati. Gadis berambut biru gelap mengangguk setuju sebelum menimpali, "terakhir kali dua tahun lalu, kan? Tepat sebelum kasus human trafficking yang didalangi anak pejabat." Gadis berpakaian serba hitam dengan rambut hitam legam yang menjadi lebih objek pembicaraan dua temannya itu belum berniat menanggapi. Tangannya masih sibuk menulis surat dengan pena tinta. Barulah setelah siap membubuhkan cap kupu-kupu hitam pada suratnya dia menjawab, "It's mean, betapa menyedihkannya orang yang buat gue menggunakan benda ini lagi," Dewi Jalanan mengangkat cap kupu-kupunya. "Sesuai maknanya, kemalangan. Mari perlihatkan pada seluruh Marganakarta bahwa banyak dari rakyatnya yang tak lebih dari sampah!"
All Rights Reserved
#592
darkromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kutukan Tumbal
  • DUNIA DANIA ✅
  • 2. Kupu-Kupu Jangan Pergi
  • My Beloved Revenge [END]
  • Titik Nadir
  • A I'M FIRGI NOT ANGEL {END}
  • Reynand & Joya | END
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • FINDING MAGIC

Kaila hanya menginginkan ketenangan di sekolah barunya, terlepas dari takdirnya yang dapat melihat makhluk tak kasat. Namun, bagaimanapun Kaila berusaha mengabaikannya, Jean-sang cowok hits sekolah-dan nyawa-nyawa yang terancam lainnya membuat Kaila harus terjun di tengah-tengah misteri kutukan yang meminta tumbal. *** Ketika ibunya mendapatkan pekerjaan di kota sebagai asisten rumah tangga dan majikan ibunya menawari Kaila kesempatan untuk bersekolah di sekolah bagus tanpa memikirkan biaya, ada perasaan mengganjal yang dirasakan Kaila sebagai gadis indigo. Tak lama, Kaila mendapati sekolah barunya merupakan rumah sakit yang penuh sesak dengan makhluk tak kasat mata yang ingin dia jauhi. Namun, kenyataan tidak berjalan seperti keinginannya ketika sosok hantu menuntut bantuannya, belum lagi Jean-sang cowok hits sekolah-yang ingin mengakrabkan diri mengundang lirikan tidak suka dari gadis-gadis yang mengaguminya. Sialnya, sebuah kutukan yang sempat Kaila jumpai seakan mengikutinya dan mulai menuntut bayaran nyawa, termasuk nyawa Jean. Kaila memutuskan dia tidak bisa lagi memalingkan muka, tetapi bagaimana jika rahasianya terbongkar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines