Nikah itu bukan sekadar mau dan cepat. Harusnya menikah itu kalau memang sudah siap, sudah nggak egois, dan sudah pada waktunya – Part 15
---
https://www.wattpad.com/story/352750820?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=ilheyzalley
---
Jadi, berkaca diri. Kata Mbak Gendhis, "Nanti dulu. Kalau udah nggak egois sama diri sendiri—udah nggak pengen main jauh-jauh terus—baru deh siap nikah."
Dari sudut pandangku, menikah berarti harus rela waktu main berkurang, atau bahkan nggak bisa main sama sekali. Harus rela uang jajan yang biasanya buat beli makeup atau skincare, dialihkan buat kebutuhan rumah tangga.
I'm 23 now, but my freaking fams udah mulai nanya: "Mana calonnya? Kapan nikah?"
Jujur, udah mulai kepressure