[Follow sebelum membaca]
~Atlas Vernando Prapanca~
"Lo gak bisa keluar saat lo udah masuk ke cerita gue, karena gue bukan termasuk orang yang mudah melepaskan sesuatu!"
Atlas tunggu kalian buat ikut masuk kedalam perjalanan mas...
Jangan lupa tampar bintangnya ✨ Stay safe and healthy!❤️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Stelah melaksanakan shalat Subuh dan mandi kini gadis ini tengah duduk didepan meja rias melaksanakan rutinitas pagi untuk wajahnya dan sedikit memoleskan lipbam dibibir merah Cherry nya.
Setelah selesai gadis itu menyampirkan tas biru Dongkernya, tapi saat hendak membuka knop pintu pergerakannya terhenti saat Indra penglihatannya menangkap kaos itu diatas meja belajarnya.
Setelah berpikir beberapa menit ia berbalik haluan dan ia langsung memasukannya pada Tote bag, hari ini ia akan mengembalikan pada si pemiliknya, Atlas.
"Selamat pagi mah, yah!" Sapa nya dengan sebuah kecupan manis pada masing-masing orang tuanya.
"Selamat pagi princess," jawab Nata-ayah Naura.
"Nasi apa roti?" Tanya Ajeng dengan piring di tangannya.
"Emm.. roti aja selainya coklat," jawab Naura.
"Itu apa?" Tanya Nata dengan menunjuk Tote bag diatas meja yang tadi gadis itu bawa.
Naura ikut melirik, "Milik temen mau Naura kembaliin".
Setelah sarapan Naura bergegas menyalimi kedua tangan orang tuanya dan berpamitan.
"Naura berangkat!"
"Hati-hati dijalan sayang".
Naura mengangguk, "assalamualaikum".
"Waallaikumsalam," jawab keduanya.
10 menit diperjalanan akhirnya Naura sampai didepan gerbang tinggi nan mewah bertuliskan SMA Pancasila. Sekolah elite yang berdiri di Kota Jakarta Selatan tak ayal sekolah ini diisi oleh orang-orang kalangan atas dan anak-anak yang berprestasi.
"NAURA!!"
Kepala Naura otomatis menoleh pada sumber suara dan ternyata kedua temannya.
"Hai gays selamat pagi!" Sapa Naura saat Ola dan Keyla sudah sampai di depannya.