___________________
🐱 Radiant
Shadow 🐈
___________________
"Lagunya cukup bagus, liriknya pun cukup menyentuh."
"aku yang membuat liriknya dan yang mengarasemennyaㅡ"
"ㅡJinyoung juga." Jinyoung membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang baru Mark katakan.
"baiklah, kita masukan lagu ini juga ke single kalian." Mark tersenyum lega namun Jinyoung masih menekuk wajahnya sampai keruang latihan.
Jinyoung sedikit berdecih jengkel karena yang belum sampai, sedangkan dirinya ingin sekali mendiami Mark yang justru kini memeluknya erat dari belakang. Seolah tak ada apa2, bahkan sikapnya terlampau biasa saja.
"hyung, kau juga turut andil menciptakan lagu itu. Kau yang mengaransemennya." protes Jinyoung.
"tidak apa2." Jawab yang masih enggan melepas pelukannya.
"apanya yang tidak apa2! Mana bisa seperti itu."
"kalau ada namaku belum tentu lagu bagusmu di terimanya."
"tetap saja aku tidak bisaㅡ"
"Jie," Mark membalikan tubuh Jinyoung untuk menatap wajahnya. "asal itu untuk kamu, aku tak apa " Jinyoung membungkam, rasanya benar2 sesak mendengar ucapan Mark yang begitu tulus.
"Fans mu tidak akan terima hyung, akun pun." Jinyoung berkaca, namun Mark tetap tersenyum menangkup wajah Jinyoung dan mengecup keningnya.
"apapun yang terbaik untuk, tak akan ada yang bisa menghalangiku." Jinyoung tercekat, seakan tak bisa berkata apa2 lagi. Ia tak kuasa menahan air matanya. Mark pun hanya memeluk Mark dalam diam.
"cukup tetap berada disisiku Jie, kamu sumber kekuatanku." bisik Mark, Jinyoung mengangguk membalas pelukan Mark.
"hyung, impianku sepanggung denganmu sebentar lagi terwujud." Jinyoung sedikit terkekeh mengatakannya.
"oh jadi kau sudah menargetkanya sudah lama." ledek Mark
*
"akh!" teriakan Mark cukup memekik diruang latihan.
"hyung!" semua serempak mengampiri Mark yang tersungkur setelah gagal melakukan lompatan back flip.
"akhh, kakiku sakit." tubuh Mark di bopong menuju sofa di tempat latihan. Jinyoung tak kuasa menahan air matanya melihat melihat Mark yang benar merintih kesakitan.
"kakinya terkilir parah." ujar sang pelatih memeriksa kaki Mark.
"astaga showcase debut kita tinggal beberapa hari lagi." Yugyeom terlihat cemas, dan Jinyoung lagi2 hanya mengepalkan tangannya sambil terus menangis.
"kenapa harus melakukan akrobat seperti ini sih." protes Youngjae, ia pun tak kalah cemas.
"hal itu keinginan sajangnim untuk konsep group ini." jelas Manager mereka.
"aku tidak apa2, besok juga sembuh." dusta Mark, meski tujuannya hanya menenangkan Jinyoung.
"kau harus memulihkan kakimu dulu Mark. Jangan memaksakan dirimu." sang pelatih kembali berbicara.
"apa showcase kita bisa ditunda sampai Mark hyung pulih?"
"tidak bisa Jinyoung." ujar manager mereka dengan tegas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Radiant Shadow [MarkJin]
Fanfiction[18+] [Complete] "Jaeㅡkau memelihara kucing bukan? apakah mungkin seekor kucing bisa berubah menjadi seorang manusia?" "Apa masalah agency membuatmu menjadi gila, Mark?" "Entah, mungkin aku salah liat." ------------- bxb yaoi mature Nb ; Cerita...
![Radiant Shadow [MarkJin]](https://img.wattpad.com/cover/248323704-64-k644088.jpg)