Beloved Corpsed Part II

638 79 4
                                        

Alo guys
Btw ni ch adalah lanjutan dari ch 2 ya yg beloved corpsed part I
Jadi jika ga ngerti alur bisa diulangi baca yang part I
Arigatou

Selamat membaca
.
.
.
.
.
.
.

Flashback.

Hari ini adalah hari yang sangat panas di Universitas Konoha. Universitas yang terbesar diantara 5 kota besar yang melahirkan banyak lulusan yang bagus.

Diatap sekolah nampak seorang pemuda berambut pirang sedang duduk di pipa besi dengan melihat langit.

Braakkk

Suara pintu atap itu terbuka dengan kuat.

"Kau lambat sekali Sasuke." Ucap pemuda pirang itu.

"Maaf Naru, aku abis melarikandiri dari Guy sense." Ucap Sasuje dengan nada ngos ngosan.

"Ya kah." Naruto langsung berjalan menuju kearah Sasuke.

"Jadi apa yang kau ingin katakan?" Tanya Sasuke pada Naruto.

Naruto menatap tajam pada Sasuke dengan senyuman dan Sasuke keheranan dengan naruto yang tiba tiba menatap nya tajam.

"Aku menyukaimu."

Deg

Perkataan Naruto menancap dihati Sasuke dan dia hanya bisa mematung mendengar itu.

"Aku sudah lama menyukaimu! Dari saat pertama kita berbicara, cara tersenyummu, dan sikap malu malu itu saat bersamaku.." Sasuke yang mendengar aneh perkataan Naruto, kapan memamngnya dia malu malu didepan Naruto?

"...Aku Sangat mencintaimu Hinata."

Deg

Lagi ucapan Naruto menancap dihati Sasuke. Dan Sasuke hanya terdiam dengan mata bergetar mendengar bahwa sahabatnya yang ia cintai sedari dia tk mencintai orang yang baru dia temui selama 2 tahun.

"Bagaimana Sasuke apa perkataan ku tadi membekas dihati?" Tanya naruto ke Sasuke dengan kepala dimiringkan.

'Tentu! Tentu saja membekas dihati, perkataan mu yang tadi itu bagaikan anak panah yang menembus dadaku, terasa amat sesak dan kau malah bertanya apakah itu membekas? Ya ini sangat membekas bakan sampai matipun!!!!'

Plakkk

Sasuke memukul dahi Naruto. Memasukkan tangannya kedalam kantung celananya dan bersikap kembali cool dengan wajah dinginnya itu.

"Dobe, baka, bodoh,dongo. Mana ada orang yang akan menerima pernyataan seperti itu! Apanya nanti yang membekas dihati toh kau bakal ditolak." Ucap Sasuke dengan wajah sedikit mengejek kearah Naruto.

"Lalu bagaimana supaya membekas dalam dihatinya dan membuat dia menerima tulus cinta dihatiku?" Tanya Naruto dengan menundukan kepalanya didada Sasuke.

"Cium dia. Tepat dibibirnya." Kata Sasuke dengan nada yang tegas.

"Men menciumnya?." Balas Naruto dengan mendongak kearah wajah Sasuke.

"Ya seperti ini."

Cup

Sasuke mencium Naruto tepat dibibirnya dan membuat Naruto terkejut hingga mereka jatuh kelantai. Naruto matanya terbelalak melihat sahabatnya sedang menciumnya?.

Naruto yang teraadar kembali mendorong tubuh Sasuke. Sasuke berdiri dengan senyuman yang licik dimulutnya.

"Dan seperti itulah caranya." Ucapnya dan segera pergi dengan melambaikan tangan pada Naruto.

"Teme!! Itu ciuman bertamaku kisama!!!." Kata Naruto dengan wajah merah padamnya.

Sasuke membalikan wajahnya dan tersenyum kepada Naruto.

"Maka beruntunglah aku."

****

Sasuke terbangun dipagi hari yang indah dengan senyuman dibibirnya. Dia pabgsung melihat kearah disampingnya. Sosok pirang yang terlelap pucap yang terbaring disampinya.

"Kau tau Dobe." Ucap Sasuke sambil membalikan arah badanya ke arah Naruto.

"Tadi aku memimpikan ciuman pertama kita." Lanjutnya dengan mebgelus elus surai pirang itu.
"Ahhh walaupun saat itu kau membuat hatiku sakit dan hancur dengan perkataanmu itu, tapi akhirnya ciuman pertamamu akhirnya milikku kan."

"Ahhhh aku sangat menyukaimu."

Sasuke lalu meninggalkan ranjang itu dan pergi kekamar mandi tapi tak lupa dia.

Cup

"Kau tenang saja dan tidurlah."


~~~~

Jangan lupa tinggalkan jejak.
Dengan vote dan komen
Vote itu mudah lo tinggal teken tombol bintang aja.
Dan mengomentari itu hak kalian lo ga ada yang ngelarang

Jangan lupa follow yak:v
(☞ ͡ ͡° ͜ ʖ ͡ ͡°)☞

Terong Ungu [ END ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang