Maaf maaf banget yak
Aim bakal jarang up
Yakan kehabisan ide
Yak cap cus
.
.
.
.
.
.
Hari yang begitu mendung, yak tentun saja sekarang bakal hujan kan kalo ga apa gunanya mendung kalo ga turuh hujan.
Sekarang seorang pemuda pirang sedang berjalan dengan membawa payung sebagai persiapan kalo nanti akan hujan.
Dijembatan yang dia akan lewati, dia melihat seorang pemuda berambut hitam yang sedang menatap kesungai dibawah.
Yak Naruto yang melihat itu mulai mepangkahkan kakinya cepat. Tentu saja itu ada disetiap film tentang bunuh diri kan! Sebelum mau loncat toh liat dulu kebawah siapa tau nanti dia ternyata jatuh ke rumput kan yakali ada jempatan buat buatann kek gitu.
Dan benar saja yang dipikirkan Naruto, bahwa pemuda tadi itu lompat dan
Hup
Naruto memegang tangan pemuda itu dengan kedua tangannya dan sontak pemuda itu oebingungan dengan tingkah si pirang yang dia tak kenal itu.
"Oi kalo mau bunuh diri tu jangan didepan orang lain. Takut orang yang liatnya ntar trauma." Ucap Naruto yang masih saja memegang pemuda tadi.
"Emang apa pedulimu." Ucap pemuda itu dengan ketus.
Naruto yang mendengar itu langsung naik pitam.
"Oi denger yak. Kau itu sudah enak dikasi kehidupan yg sehat walafiat tapi masih mau bunuh diri? Ga ngargain hidup lo? Inget didunia ini banyak orang susah payah bertahan walau tau dia bakal mati!!" Ucap Naruto dengan nadanya yang marah.
"Apa pedulimu!!!" Ucap kembali pemuda itu.
Yak Naruto dah kesel plus sebel dan tenaga dari mana dia langsung mengangkat pemuda itu dan berhasil menaikannya dijembatan.
"Denger ya! Sebesar apa masalah hidup lo jangan bunuh diri bego." Ucap Naruto dan segera beranjak pergi, toh dia ga mau ntar kalo tu pemuda mau ngecoba lagi dia ga mau jadi sakai mata dibawa oleh polisi.
"Aku tanya sekali lagi, APA PEDULIMU!!!!" Ucap pemud itu dengan nada yang keras lagi.
Naruto berhenti mendengar teriakan pemuda yang tadi itu.
"Tentu saja aku peduli, kau tau aku adalah orang yang sekarat, yang terus berjuang untuk hidup walau tidak ada kesempatan, namun setidaknya aku sudah berusaha mempertahankan hidupku dan kau? Sudah diberikan kehidupan yang sehat tapi mau bunuh diri? Cih seberapa besar masalahmu jangan pernah kau berpikir untuk bunuh diri! Karna didunia ini banyak orang yang ingin bertahan hidup walau tau dia tidak akan bertahan lama dan kalian sudah sehat tapi mau bunuh diri? Bukannya itu tidak adil." Ucap Naruto yang semakin berkata sedih.
Sedangkan pemuda yang tadi hanya terdiam saja.
"Sasuke. Uchiha Sasuke." Ucapnya walau itu agak tidak terlalu didengar.
"Aku akan mengabulkan satu permintaanmu sebagai rasa terima kasih sudah menolongku, apapun itu." Lanjutnya lagi.
Naruto berhenti dan memandangi Sasuke. Diam tersenyum dan melangkah mendekatinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Terong Ungu [ END ]
De Todoвα¢α αʝα кαℓσ ρєηαѕαяαη ιѕιηуα ¢єяιтα ρєη∂єк ѕαѕυηαяυ уαηg gαʝє ∂αη мєηgαη∂υηg нυмσя,кєѕє∂αн ∂αη ѕєѕυαтυ уαηg вιѕα мємвυαт ρємвα¢α ηαιк ∂αяαн
![Terong Ungu [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/254730064-64-k398258.jpg)