[COMPLETE]✓
❛❛satu kekurang bukanlah suatu halangan untuk bisa mencintai mu❛❛ - Lee Jeno
_____
『𝐃𝐮𝐧𝐢𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐇𝐚𝐥𝐮』
Selamat membaca🤗
Jangan lupa vote dan komen, makasih 😊❤️
"Karina? Ngapain dia di sana?" Batin mu setelah tak sengaja melihat sosok Karina berada di daerah terpencil tempat wonyoung tinggal,mustahil dia ke sini.
"Masih jauh?" Tanya Jeno yang berhasil membuyarkan lamunan mu, kamu pun menepuk-nepuk pundak nya agar memberhentikan sepeda.
Kamu turun lalu menggunakan bahasa isyarat di depan Jeno 'kita putar balik yok, mendadak aku lupa alamatnya' ucap mu.
Jeno mengerutkan alisnya "lupa alamatnya?" Tanya nya yang langsung kamu angguki.
"O" ucap Jeno terdengar ragu, walaupun sedikit bingung pada mu yang mendadak lupa alamat rumah wonyoung,akhirnya pelan-pelan dia memutar balik sepedanya.
Yang alhasil kalian tidak jadi menghampiri rumah wonyoung, kenapa? Karna kamu gak mau Jeno salah sangka sama Karina yang tiba-tiba ada di daerah terpencil kayak gini.
Karna kalian berdua tau, yang namanya Karina gak mungkin mau pergi ketempat seperti ini kalau bukan ada kepentingan.
Di tengah perjalanan.. perut kalian bunyi, lantas keduanya menjadi canggung tetapi sesaat kemudian Jeno mulai buka suara "kita makan dulu ya" ucap Jeno yang kamu angguki, entah Jeno lihat atau tidak yang penting ngangguk.
Jeno pun melajukan sepedanya, sesampainya di kota ramai Seoul dia pun membawa mu ke suatu tempat makan yang sederhana.
Makanannya enak dan harganya terjangkau.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
17:03
Tampak langit menjadi gelap seiring datangnya awan mendung, angin berhembus kencang hingga dedaunan kering mulai berguguran.
Jeno melepaskan jaket merahnya, lalu memakainya untuk mu, ia tersenyum ketika melihat sepasang bola mata indah yang melihat kaget ke arah nya, lalu ia berkata "angin nya cukup kencang, nanti masuk angin"
Tampak wanita yang berdiri di depan nya mulai menggunakan bahasa isyarat,sebagai usaha untuk berkomunikasi dengan nya 'bagaimana dengan mu?'
"Aku gak bakal sakit,kamu tenang aja" jawab Jeno penuh dengan kepercayaan diri, hingga ia tidak sadar kalau sedang tersenyum lebar sekarang.
Ia merasa amat bahagia.
"Kamu duduk di sini aja, kalau hujan sudah redah baru kita pulang" ucap Jeno sambil menepuk-nepuk tempat duduk di sebelahnya.
Dengan canggung kamu pun duduk di sebelah Jeno, cuaca dingin ini cukup membuat tubuh mu lemes lantaran kamu tidak tahan dengan dingin.
Rintik hujan mulai turun perlahan lalu kemudian menjadi deras, Jeno yang melihat itu langsung tersenyum bahagia.