📝-23''~•°

788 133 3
                                        

Vomet, thanks 💞

HAPPY READING!!
.
.
.
.
.
Sorry for typo.

"Gw gak mau tau pokoknya sekarang" ucap Karina melalui telefon yang ia genggam.

"Maaf Na tapi gw gak mau" jawab wonyoung dari sebrang sana, masih aja dengan nada datar andalannya.

"Lo kenapa sih young? Ini uangnya sudah nunggu" balas Karina, begitu heran wonyoung tiba-tiba menolak permintaan nya.

"Sesuai yang gw ramal, bakal ada hal buruk yang bakal terjadi kalau gw matuhin perintah Lo" balas wonyoung sambil melihat ke arah meja nya, sejauh mata memandang.. di sana ada stik berwarna warni dengan warna yang pekat, bergeletakan membentuk pola yang bisa di mengerti wonyoung.

Karina pun memutar bola matanya malas "astaga young, Lo masih aja percaya sama ramalan-ramalan gak jelas kayak gitu!?" Tanya Karina gak habis pikir.

Bisa Karina dengar kalau ada suara gemericik-gemericik dari tempat wonyoung.

Ternyata wonyoung mengumpulkan semua stiknya lalu ia kocok di kaleng berdiameter 6 sentimeter.

Wonyoung pun mengambil satu stik secara random dan ia mendapatkan stik berwarna unggu tua.

"Ck,ck,ck" Karina lantas mengerutkan alisnya begitu mendengar decakan wonyoung yang di akhiri dengan helaan nafas.

"Gw baru aja ramal Lo, kayaknya sebentar lagi semua rahasia yang berhubungan dengan Lo bakal terungkap" ucapnya yang berhasil membuat Karina tertawa.

"Wkwk, ngaco Lo young" balas nya.

"Gak penting Lo percaya atau kgk, yang jelas gw gak butuh uang Lo dan gw gak bakal bunuh y/n, sampai sini berakhir" balas wonyoung baru secara sepihak mematikan telefon.

Karina pun mencoba menelfon wonyoung kembali tetapi sialnya nomor dia di blokir.

"Ma, pa, maaf kalau y/n pamit nya cuma bisa dari kertas, mulai hari ini y/n gak akan merepotkan kalian lagi, jangan cari y/n Karna y/n ada di tempat yang aman, maaf belum bisa membalas jasa-jasa kalian, satu kata yang pengen y/n kasih tau Ke kalia...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ma, pa, maaf kalau y/n pamit nya cuma bisa dari kertas, mulai hari ini y/n gak akan merepotkan kalian lagi, jangan cari y/n Karna y/n ada di tempat yang aman, maaf belum bisa membalas jasa-jasa kalian, satu kata yang pengen y/n kasih tau Ke kalian cuma.. " y/n sayang kalian, sungguh" ini satu-satunya jalan terbaik, bye bye, y/n harap kalian baik-baik aja di rumah"

- Im y/n

Jinyoung yang baru saja membaca pesan mu pun langsung menghela nafas nya berat, tak lama Irene menghampiri dan mengambil kertas yang ada di tangan Jinyoung begitu merasa penasaran.

[✓]ɴᴏᴛᴇʙᴏᴏᴋ • ᴸᵉᵉ ᴶᵉⁿᵒ ˣ ʸᵒᵘCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang