Chapter 6

157 11 0
                                        


Happy Reading~



Gadis itu sedang merutuki kebodohannya. Kenapa dirinya bisa selancang seperti tadi. Sedangkan mereka saat ini sedang bersama. Ia bahkan tak memikirkan bagaimana perasaan sang pria disampingnya saat ini. Sungguh ia tak mengerti dengan jalan fikiran pria ini. Apakah dia sedang cemburu? Tapi kenapa ia bisa cemburu?ahhh tidak mungkin juga cemburu. Itulah yang mengisi fikiran Yeseul sejak tadi.

Hawa disekitarnya saat ini masih terasa panas. Padahal pendingin ruangan sudah dinyalakan. Sungguh kejadian tadi seolah membakar hatinya seketika. Terkejut? Itu sudah pasti. Ini adalah yang pertama buatnya. Tapi kenapa ia tidak menolak sama sekali? Bahkan ia menikmatinya tadi sangat menikmatinya. Terkutuk kau dirimu Han Yeseul.

Fikiran kejadian tadi seolah tak bisa ia buang begitu saja. Ia sangat tidak menyangka kejadian tadi membuatnya sulit hanya untuk memejamkan mata saja. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 22:47 KST. Sudah hampir tengah malam. Tak biasanya ia susah tidur. Ini semua pasti karena kejadian beberapa menit tadi.

Lengan kokoh yang sejak kejadian tadi tak beranjak dari perut Yeseul. Seolah memberi kehangatan kepada sang empunya. Sebenarnya ia sedikit risih dengan posisi seperti ini. Sangat dekat dengan Sehun. Punggungnya menyentuh dada Sehun. Dengan kepala sang pria berada di atas pundak gadisnya. Sangat nyaman bagi sang pria.

Masih dengan fikiran yang tadi hingga tak menyadari pria di sampinya saat ini telah tertidur dengan hebusan nafas yang teratur tepat di dekat lehernya. Menjadikan tubuh gadis ini sedikit geli. Tapi ia menikmatinya? Yeseul tersenyum. Sejujurnya ia juga sedikit nyaman dengan keadaan seperti ini. Lagi - lagi ia tak bisa berbohong dengan perasaannya.

Berbicara soal perasaan. Ia melupakan seseorang sejenak. Kang Daniel. Apakah perasaan Daniel padanya masih sama?atau sudah hilang? Bahkan perasaanya pada Daniel sedikit memudar belakangan ini. Semua ini gara - gara Oh Sehun sialan

Flashback

Sehun membaringkan Yeseul di atas tempat tidur yang mereka akan tempati setelah ini. Sedikit membenarkan selimut yang akan digunakan Yeseul. Hati Sehun saat ini sangat senang. Bagaimana tidak gadis yang dicintainya berada di pandangan matanya. Sehun memberi perintah agar Yeseul mengistirahatkan badannya. Setelah keluar dari rumah sakit beberapa jam yang lalu Yeseul masih terlihat sedikit pucat.

"Tidurlah" perintah Oh Sehun

Yeseul menggeleng pelan. Ia belum ingin tidur. Ia ingin mengabari Daniel saat ini. Ia tau pasti Daniel khawatir kepadanya. Ia ingin menanyakan Sehun soal barang - barangnya saat ia tertabrak beberapa hari yang lalu. Tapi ia sedikit takut melihat wajah Sehun. Tak ada salahnya bukan menolak perintah Sehun sekali saja?

Sehun mengerutkan alisnya saat Yeseul menggeleng pelan. Ia tahu betul apa yang difikirkan Yeseul saat ini. Daniel bocak tengik itu. Sehun beranjak dari tempatnya semula menuju ke lemarinya untuk mengambil handphone Yeseul yang telah diperbaiki beberapahari lalu karena rusak. Yeseul mengikuti kemana arah Sehun saat itu. Kenapa Sehun pergi?fikirnya.

"aku tahu kau pasti ingin handhone mu kan?" pertanyaan Sehun sontak membuat Yeseul terkejut.

Bagaimana ia bisa tahu?apa ia bisa membaca fikiran. Heol daebak! Yeseul mengambil Handphone nya setelah sehun memberi kepadanya. Sehun beranjak menuju tempat tidur di sebelah Yeseul. Posisi mereka sangat dekat. Hingga membuat debaran jantung Yeseul tak bisa lagi terkontrol. Apa yang kau fikirkan Han Yeseul? Bahkan saat ini kau ingin menghubungi seseorang yg kau cintai.

Yeseul merubah posisi tidurnya menjadi poisi duduk dengan kepada menyandar di dashboard tempat tidurnya - ah! Tempat tidur Sehun maksudnya. Melihat pergerakan Yeseul Sehun membuka matanya. Sesungguhnya ia belum berniat untuk tidur. Sehun semakin mendekat dengan tangan melingkar di paha Yeseul. Tentu saja Yeseul terkejut dengan sikap Sehun saat ini. Tapi Yeseul langsung menormalkan kembali raut wajahnya yang sedikit mengeluarkan rona merah saat ini. Sehun memejamkan matanya menunggu apa yang akan di lakukan wanitanya saat ini.

That Girl Is MineCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang