Chapter 16

2.3K 105 7
                                        

"HA? QUEEN? KING?" Beo sahabat Rissa dan Daffa dkk (-Varo, dan Daffa)

"Nanti aku jelasin ya" Ujar Rissa

*****
"Jadi?" Tanya Lia

"Jadi sebenarnya Rissa itu Queen dari Leopat. Jika kalian tanya kenapa? Jawabannya karena kita itu sudah menganggap Queen sebagai adik kita" Jelas Alex yang diangguki Rissa, Axel, dan Jordan

"Ohh"

"Kampret emang, gue jelasin panjang lebar lo cuman balas oh?" Tak percaya Alex

"Terus mau lo kita bilang apa?" Tanya Leon sambil menaikkan sebelah alisnya

"Eh gak usah gaya deh lo. Lo kira ngangkat alis sebelah, lo kelihatan keren gitu?" Cibir Raffa

"Iri? Bilang kawan" Ujar Leon

"Kalian kenapa kesini?" Tanya Rissa kepada Jordan dkk

"Mau jagain kamu lah" Santai Jordan

"Khem" Dehem Varo

"Ealah bang Varo cemburu toh?" Goda Adit

"Cemburu? Dia pacar kamu?" Tanya Jordan

"Bukan bang Varo itu kakak kandung aku" Jawab Rissa

"Oh. Jordan" Ujar Jordan sambul mengulurkan tangannya kepada Varo

"Varo"

"Gimana kalau kita kenalan aja biar enak gitu" Celetuk Putri

"Oke"

"Jordan"

"Alex"

"Axel"

"Daffa"

"Raffa sepupunya Rissa"

"Leon"

"Adit"

"Bara"

"Lia"

"Putri"

"Icha"

"Rissa"

"Udah tau" Kompak Jordan dkk. Yang membuat Rissa mengerucutkan bibirnya

"Lucu" Batin seseorang

"Gak usah gitu" Ucap Axel

"Kenapa?" Bingung Rissa

"Lo keliatan lucu. Kan gue suka" Sambung Bara yang mendapatkan tatapan tajam dari Varo, Jordan, Daffa, Raffa, Axel, Akex

"Kan kan pawangnya banyak. Sukurin lo" Ledek Icha

"Ehh gu-gue bercanda aja kok" Gugup Bara

"Hmm"

"Nanti hangout kuy" Ajak Putri

"Ayok lah" Kompak Lia dan Icha

"Gue sih ikut boss" Balas Adit yang diangguki Leon

"Oke"

"Kalau kalian?" Tanya Rissa pada Jordan dkk

"Iya"

"BANG SE-SEKOLAH DISERANG" Teriak salah satu anggota geng Venus

"Shit" Umpat Daffa

"Siapa?" Tanya Varo dingin

"Black Cobra bang"

"What? Itu kan mafia no 5 didunia" Kaget Leon

"Ha? Mafia? Gue takut" Ngeri Icha

"Kamu tenang aja" Ucap Raffa berusaha memenangkan Icha

"In-ini terus gimana?" Tanya Rissa dengan suara gemetar

"Lebih baik kalian para perempuan sembunyi di rooftop. Karena disana aman" Ucap Jordan yang diangguki Axel, Alex, Daffa dkk

"Iya. Kalian hati-hati ya" Ujar Lia

"Iya"

Rissa dkk segera berlari menuju Rooftop. Sedangkan Daffa dkk dan Jordan dkk menuju depan sekolah

*****

"Aku takut banget" Cicit Rissa

"Lo tenang aja ya. Kita lihat dari sini" Tenang Lia.

Saat ini mereka sudah berada di rooftop sekolah. Jadi mereka bisa melihat tawuran yang ada di depan sekolah

"Nanti kalau mereka kenapa-napa gimana?" Cemas Icha

"Mereka atau Raffa?" Cibir Putri

"Hehehe, Raffa"

"Tapi gue juga kawatir tau sama mereka" Sambung Icha

"Udah kita doain aja semoga mereka gak papa" Ucap Lia

"Amin"

*****

Sedangkan Daffa dkk dan Jordan dkk mereka sudah sampai di depan sekolah. Disana terdapat ratusan anggota mafia Black Cobra, yang ingin menghancurkan gerbang sekolah. Entah apa tujuan mereka

"CUKUP" Teriak Daffa

"Mau lo apa?" Tanya Varo dingin

"Kita? Kita disini mau bunuh anak yang namanya Agatha" Jawab Aldi sang ketua Black Cobra

"AGATHA KELUAR LO" Sambung Aldi sambil berteriak

"Disini gak ada yang namanya Agatha" Ujar Jordan

"Gak usah bohong. Gue tau Agatha sekolah disini"

"Yang diomongin Jordan emang benar. Gak ada yang namanya Agatha disekolah ini" Ujar Adit

"BANYAK BACOT SERANGG!!"

Terjadilan pertempuran besar dalam jumlah yang tidak sebanding.
Geng Venus hanya berjumlah 50 orang beserta inti dan ditambah Jordan dkk

"Kenapa lo nyerang sekolah gue tanpa sebab" Tanya Daffa sambil bertarung dengan Aldi

"Gue cuman mau ngabisin Agatha"

"Gue udah beberapa kali ngomong kalau Agatha itu gak sekolah disini"

"Gue gak percaya"

Mereka saling serang-menyerang.
Entah karena apa Daffa sedikit lengah, sampai dia tidak tau bahwa ada salah satu anggota Black Cobra ingin menembakkan pistol ke punggung nya

"DAFFA AWASSSS"

Dorr..

*****

Hay aku up nih.
Jangan lupa vote, coment, share ya!!
Typo dimana-mana

Terimakasih


Clarissa [Ending]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang