4. hiraeth park jisung

451 56 9
                                    

•

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sorry for typo
Happy reading

Hari ini adalah hari dimana jisung akan memulai mengikuti audisi dan akan tinggal di dorm yang sudah di sediakan oleh pihak agensi

Hari ini jisung diantar sang ibunda, jaemin juga chenle menuju gedung sm entertainment

Jisung memandang jalanan seoul dengan pandangan kosong, ia memalingkan wajahnya ke kaca mobil hanya karena tak ingin memandang sang ibunda, dan kedua hyung nya yang turut ada di dalam mobil

Entah kenapa setiap jisung melihat mereka rasa sesak di dadanya terasa begitu menykitkan

Mata jisung sudah berkaca kaca dan air matanya sudah siap kapan saja meluncur maka dari itu jisung tidak mau mereka melihat air matanya turun kembali

Seperti tadi malam, jisung berhasil membuat, sang ibunda, jaemin serta chenle panik hanya karena ia yang menangis kencang.

Elusan lembut di kepalanya terasa katika sang ibunda mengelus rambut hitamnya

Mata jisung seketika terasa begitu panas, air mata yang terbendung pun kini tumpah begitu saja

" Menangislah sepuasmu jisung-ah, tidak ada yang melarangmu untuk menangis " Ujar chenle yang berada di depan bersama jaemin

" Udah udah jangan nangis lagi ya? Ini kan kemauan kamu maka kamu harus kuat, apapun yang terjadi nanti kamu harus nanggung resikonya, tapi inget kalau ada masalah kamu harus tetep cerita mau ke bunda, chenle ataupun jaemin, ngerti? "

Jisung menganggukkan kepalanya dengan air mata yang belum berhenti, sang ibunda terkekeh pelan seraya menarik dagu jisung lembut agar jisung mendongak lalu ia menghapus air mata sang putra

" Kan bunda udah izinin kamu maka dari itu kamu tidak boleh menangis seperti ini, harusnya kamu senang "

" Kalau bunda ga izinin, bunda akan biarkan kamu menangis merengek sepuasnya, sampai kamu guling guling juga bunda ga akan izinin kalau memang itu bukan yang terbaik buat kamu kalau bukan ini impian kamu "

" Bunda tidak akan ngelarang apapun, Kalau itu kemauan kalian dan menurut kalian baik juga menurut bunda baik bunda akan izinkan, bunda akan biarkan kalian merasakan apa yang kalian mau "

" Bunda juga tidak akan maksa jikalau kamu udah enggak kuat, bunda tidak akan maksa buat kalian bisa dapetin apa yang kalian mau "

Jaemin tersenyum kala ia mendengar kata kata yang beberapa tahun lalu keluar dari mulut ibunda untuknya saat ia berkata ingin menjadi dokter

Ibundanya adalah ibu terbaik baginya, walaupun bundanya itu bukan bunda kandungnya tapi ia benar benar bangga pada beliau

Jaemin sangat yakin jika bukan hanya dirinya yang bangga pada beliau, jisung dan chenle juga pasti sangat bangga memiliki sosok ibunda seperti beliau

hiraeth •park jisung Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang