Sembilanbelas🦔

9.4K 399 20
                                        

Happy Reading

Malam hari farhan tidak ingin kemana-mana ia hanya ingin berada didalam kamar apartemennya.

"mending gue tidur ajalah"ujar farhan sambil memejamkan matanya.
berapa menit farhan udah berada didalam alam mimpi.

"daddy, aku kangen sama daddy"ujar anak laki-laki

"daddy pasti udah bahagia setelah kepergi aku dari hidup daddy, padahal aku ingin sekali bisa ketemu daddy dan bunda"ujar anak

"daddy pasti senangkan anak haram ini udah gak ganggu kehidupan daddy.
semoga daddy bisa menjalanin hidup seperti sebelum ada aku, aku juga sedih kenapa daddy harus bunuh aku dan benci sama aku"ujar anak tersebut sambil menundukan kepala dan menangis

"aku pergi dulu ya daddy"ujar anak tersebut langsung berjalan

"sayang jangan tinggalkan daddy, daddy sayang banget sama kamu.daddy menyesal udah buat kamu pergi dari kandungan bunda.hiks maafin daddy sayang"teriakan farhan namun anak tersebut sudah menghilang

farhan terbangun sambil menangis.

"apa yang gue lakuin sama anak dikandungan adena itu salah"guman farhan

skip

pagi hari farhan sudah datang kesekolah dengan keadaan yang sangat berantakan.

"han lo kenapa bisa kayak gembel gini"tanya dion

"iya lo kayak banyak masalah aja,dichat gak dibalas semalam"ujar algi

"gue gak papa"ujar farhan sambil duduk dibangku yang ada dirooftop
dan melamun

"sayang" ujar yuna yang dari tadi memanggil farhan namun farhan hanya sibuk melamun

ia hanya mengingat kata anak yang datang dimimpinya.

"kamu jangan pergi sayang.daddy sayang banget sama kamu,daddy menyesal lakuin itu sama kamu"batin farhan

"farhan"teriakan yuna membuat ia terkejut

"kenapa sih lo"ujar farhan sambil marah

"kok kamu marah sama aku sih"ujar yuna

"mending lo pergi dari sini, gue lagi gak mau ketemu lo"ujar farhan

"kok kamu usir aku sih"ujar yuna

"mending lo cabut yun, ntar farhan tambah marah"ujar dion

"han lo mau kemana"ujar algi melihat farhan yang pergi dari situ

"kenapa tuh anak"ujar dion

"kayak ada disembunyikan"ujar algi

farhan sedang menuju rumah papanya ia ingin menanyakan hal tentang anak dikandungan istrinya.

"pa"ujar farhan kepada papanya yang sedang duduk diruang tamu

"kenapa kamu kesini,bukanya kamu sekolah"ujar papa

"pa pasti bohongin farhan kan soal kandungan adena"ujar farhan

"jadi kamu kira papa bohong gitu"ujar papa

"kalau gitu dimana sekarang adena berada pa"ujar farhan

"untuk apa kamu keberadaan adena,apa kamu belum puas sakitin dia dan buat anakmu meninggal"ujar papa

"aku gak percaya kalau anak aku udah meninggal"ujar farhan

"anak kamu?,bukanya kamu yang membuat anak dikandungan adena meninggal"ujar papa

Sorry AdenaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang