Duapuluh🦔

9.6K 374 14
                                        

Happy Reading.


Setelah farhan mengetahui kuburan anaknya setiap berapa jam ia selalu kesana untuk meminta maaf.

"sayang daddy merasa bersalah sama kamu, kenapa daddy lakuin hal itu sama kamu.hiks daddy menyesal"ujar farhan sambil memegang nisan anaknya.

"den farhan, ayok masuk hari udah mau maghrib gak baik diluar"ujar bibi

"iya bi, tolongin saya untuk naik kekursi roda"ujar farhan,langsung bibi membantunya

sampai didalam rumah sudah ada papanya yang pulang kerja.

"papa baru pulang kerja"tanya farhan

"iya fan, kamu dari kuburan anak kamu lagi ya"ujar papa

"iya papa, farhan merasa bersalah dan gak tenang"ujar farhan sambil menunduk

"pa farhan mau sekolah lagi ya,besok farhan sekolah"ujar farhan

"emang kamu udah sembuh dan gak malu kesekolah"tanya papa

"udah sembuh pa, nggak malu kok pa" ujar farhan

"yaudah kalau gitu papa bersih-bersih dulu ya,setelah itu kita makan malam"ujar papanya langsung meninggalkan farhan
farhan langsung menuju kamarnya sambil dibantu oleh bibi

"bik aku boleh tanya sesuatu sama bibi"tanya farhan

"aden mau tanya apa sama bibi"ujar bibi

"waktu saya datang nemuin istri saya adena bibi tau kan"ujar farhan.bibi mengangguk

"bibi ceritain waktu saya sudah pulang"ujar farhan

"setelah aden pulang, non adena kesakitan perutnya dan teriak minta tolong.bibi dengar langsung menghampirin dan bibi liat non adena pendarahan den"ujar bibi.farhan mendengarnya hanya bisa diam saja

"lalu kami bawa non adena kerumah sakit,saat dirumah sakit bibi langsung menelpon papa aden setelah itu bibi pulang disuruh tuan"ujar bibi

"bibi tau anak saya meninggal"tanya farhan

"bibi tau aden,saat tuan bawa anak aden pulang dalam keadaan udah dipanggil tuhan den.bibi sama yang lain membantu memakamin, tuan sangat sedih kehilangan calon cucunya" ujara bibi

"ini salah farhan bik,hiks farhan yang udah bunuh anak farhan sendiri"ujar farhan sambil menangis.

"farhan pembunuh,suami yang brengsek,jahat,kasar"lanjut farhan

"jangan bilang begitu den"ujar bibi

"bibi gak tau apa yang telah farhan lakuin sama istri aku sendiri, aku tampar dia, hukum dia, gak kasih dia makan dan hina dia"ujar farhan

"hiks, sekarang farhan gak tau kayak mana keadaan adena,bik tau gak dimana papa bawa adena?"ujar farhan

"bik gak tau den, tanya saja sama papa aden,kalau gitu bik kedapur dulu ya den"ujar bibi

setelah itu farhan hanya tinggal sendiri didalam kamarnya.

"na kamu dimana, aku menyesal udah buat kamu menderita selama ini.anak kita udah ninggalin aku,masak kamu juga mau ninggalin sendiri.aku udah gak bisa apa-apa na,aku lumpuh gak tau sampai kapan kayak mana aku mau sembuh kalau aku gak bisa sendirian untuk bangkit lagi"ujar farhan

"na aku janji akan buat kamu bahagia dan mulai hidup awal lagi, aku besok mau sekolah tapi dengan keadaan kayak gini.aku akan cari kamu sampai ketemu na"lanjut farhan

makan malam

"farhan besok kamu sekolah akan ditemanin oleh bodyguard papa" ujar papa

"gak usah pa,farhan bisa sendiri"ujar farhan

Sorry AdenaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang