HAPPY READING.
Setelah kejadian tersebut Adena selalu menjaga garhan dengan baik takut anaknya akan diambil oleh Farhan suaminya.Sudah sebulan Farhan melalukan istrinya tidak baik.Ia selalu membentak istrinya dan meluapkan emosinya juga.
Papanya sudah tau tentang masalah anak dan menantunya.Ia juga sudah menasehati keduanya namun tetap saja seperti itu juga.
Dua generasi berbeda sedang mengobrol diruang tamu.Farhan dan Papanya membicarakan sesuatu yang penting bagi farhan.
"Papa aku mau tinggal dirumah aku sendiri."Ucapan Farhan kepada papanya.
"Kamu mau tinggal dirumahmu silahkan tapi tidak dengan istri dan anakmu, mereka akan tetap tinggal disini."Jawab Papa
"Mereka harus ikut tinggal bersamaku papa. Aku akan mengajak mereka sekarang kerumahku." Bantah Farhan
"Adena sini lo."Teriakan Farhan kepada Adena yang sedang lewat diruang tamu
"Farhan kamu gak perlu teriak." Ujar Papanya dengan marah
Adena yang dengar teriakan Farhan langsung mendatangin meraka berdua.
"Sekarang lo kemasin baju garhan dan lo kita mau pindah kerumah hadiah dari papa."Ujar Farhan
"Tapi aku gak mau pindah dari sini mas."bantah adena namun dengan lembut
"Gue gak suruh lo bantah ucapan gue, ikut perintah gue sekarang."Bentakan farhan
"Farhan kamu gak perlu bentak istrimu, dia tidak mau yasudah jangan kamu paksa."Ujar Papanya
"Papa gak usah ikut campur mulu dong masalah keluarga farhan, lo juga kekamar beresin baju yang harus dibawa." kata Farhan sambil menyuruh Adena membereskan pakaian mereka.
"Han kamu boleh membawa menantu dan cucu papa tapi janji kalau kamu gak akan kasar sama istrimu. ingat kamu pernah melakukan kesalahan yang menyebabkan kehilangan salah satu anakmu, jangan sampai karna masalah ini kamu akan kehilangan orang yang selalu ada buat kamu dan adena tidak akan lagi memberikan kesempatan untuk menerima kamu dikehidupannya.'' Pesan Papa langsung meninggalkan farhan sendirian.
Setelah Farhan mendengar kata papanya ia langsung terdiam dan mengingat semua kejadian yang pernah ia laluin. Ia juga hanya bisa menyesali segala dan ia langsung menuju kamarnya.Sampai dikamar ia melihat adena yang sedang menangis sambil memegang foto keluarga kecil mereka. Farhan langsung menghampirin istrinya dan memeluk tubuh istri yang sebulan belakang ini tidak pernah ia peluk lagi. Adena hanya bisa menangis ia tak tau harus apa hatinya masih sakit dengan semua sifat dan ucapan suaminya.
''Na maafin semua kesalahan aku sama kamu, aku jahat banget sama kamu dan selalu bentak kamu.''Ucapan Farhan sambil memeluk istrinya dengan erat.
''Aku tau kesalahan aku itu banyak banget dari sebelum kita kenal dan sampai sekarang, maafin atas sikap aku yang belum dewasa dan belum bisa jadi kepala keluarga yang membimbing kamu. Aku masih suka emosi , kasar dan bentak-bentak kamu.'' Sambung Farhan sambil memegang tangan istrinya, Adena hanya bisa dia saja dan tidak mau menatap mata suaminya.Farhan hanya bisa melihat istrinya diam saja.
''Sayang aku mohon maafin kesalahan aku, demi tuhan aku menyesal telah menyakitinmu. Aku janji tidak akan seperti ini lagi,aku akan belajar jadi lebih dewasa.''Ujar farhan dengan serius
''Aku gak tau bisa maafin kamu lagi dengan semua kesalahan yang kamu lakukan sama aku. Aku udah kasih kamu kesempatan kemarin tapi kamu ulangin.''Balas Adena sambil melepaskan tangannya dari genggaman suaminya.
''Sumpah sayang berikan aku kesempatan satu kali lagi dan aku gak akan mengulangin. Apa perlu aku bersujud dikaki kamu yang.''Ucap Farhan sambil bersujud kapada istrinya.
Saat suami melakukan itu adena langsung memegang badan suami agar berdiri,ia tidak mau dianggap istri durhaka dan rasanya tak pantas suaminya melakukan itu.
''Mas kamu gak perlu lakuin ini , Jadikan kita pindah sekarang?.''Tanya Adena kepada suaminya.
''Kita gak jadi pindah dari rumah papa, aku mau tinggal bareng aja disini. Apa kamu mau mulai dari awal lagi hubungan kita sayang dan aku akan buktikan bahwa aku akan berubah menjadi yang lebih baik lagi.''Kata Farhan sambil memandang istrinya dengan serius.
''Kamu buktikan aja mas dan makasih karna kita gak jadi pindah dari sini.''Jawab Adena sambil menuju ke baby garhan.
Saat istri menggendong anaknya ia menghampirin lalu memeluk dua kesayangannya. Farhan sadar atas semua kesalahannya kepada istrinya.
''Sayang kamu udah maafin kesalahan aku kan?.''Tanya Farhan
''Aku udah maafin kamu mas, aku minta kamu jangan ulangin lagi dan aku sedih dengan perlakuan kamu. Aku mau kita belajar bersama untuk menjalanin rumah tangga yang benar dan bersikap dewasa.''Ujar Adena dengan serius.
''Aku akan bukti sama kamu.''Jawab Farhan dengan serius.
Pagi hari suami istri ini sudah berada dimeja makan untuk sarapan bersama namun masih menunggu papa mereka.
''Aku cek dulu kekamar papa mas.'' Ujar Adena kepada suaminya dan dianggukin, namun saat beranjak dari tempat duduk. mertuanya sudah datang ke meja makan.
''Maaf papa lama dan membuat kalian menunggu.''Kata Papa sambil duduk dikursi biasanya.
''Gak papa kok papa.''Ujar adena dengan lembut.
''Apa kalian jadi pindah?.''Tanya Papa kepada mereka.
''Gak jadi kami pindah papa, kami disini aja sekalian jagain papa.''Jawab Farhan dengan serius membuat papanya tersenyum.
''Papa mau makan nasi atau roti?.''Tanya Adena kepada mertuanya.
''Nasi goreng pakai sama ayam goreng aja nak.''Jawab Papa kepada menantunya ,langsung aja diambilkan oleh adena.
''Terima kasih nak.''Ucap Papa mertuanya, ia membalas dengan senyuman.
''Kamu mau aku ambilin juga mas?.Tanya Adena kepada suaminya.
''Gak usah yang, aku ambil sendiri aja. mending kamu langsung makan aja.''Jawab Farhan langsung mengambil makan.
Mereka sarapan dengan hening sampai selesai dan setelah itu farhan berpamitan kepada istrinya dan anaknya.
''Sayang aku berangkat sekolah dulu ya.''Ujar Farhan sambil menyium kening istrinya.
''Garhan jangan nyusahin bunda ya sayang.'' Lanjutnya juga menyium pipi dan kening anaknya.
''Hati-hati ya mas.''Ucap Adena sambil menyalamin suaminya dan farhan langsung meninggalkan perkarangannya menuju sekolah dengan menggunakan mobilnya.
"Aku harap kamu gak ngulangin kesalahan lagi mas dan membuat aku tidak lagi denganmu, Sudah berapa kali aku memaafkanmu dan memberikan kesempatan. Aku juga tau kalau hubungan kita diawalin dengan kejadian yang membuat kita harus menikah dan hidup bersama. Aku harap tidak ada lagi kesalahpahaman dalam rumah tangga ini."Batin Adena
"Kita harus berjuang bersama yang sayang." Kata Adena kepada anaknya.
Terima kasih telah membaca.
Jangan lupa vote dan komen💕
Makasih juga yang udah komen dan kasih saran❤
Tunggu part selanjutnya.....
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry Adena
Novela Juvenil"Terimakasih telah memberikan aku kesempatan untuk membahagiakan kamu setelah banyak luka yang aku berikan selama ini."
