Duapuluhempat🦔

6.7K 261 11
                                        

Happy Reading

Pagi hari farhan sudah pulang kerumahnya karna ia hari ini sekolah.ia sangat berat meninggalkan anak dan istrinya, tapi adena menyuruhnya untuk tetap sekolah.

sampai disekolah farhan langsung didatangin oleh arka.

"lo kayak mana kemeren, mau adena izinin lo?"tanya arka

"gue harus berusaha dulu sebelum dapat liat anak gue"ujar farhan

"emang lo ngapain?"ujar arka

"gue hujan-hujanan nunggu didepan rumah abistuh gue pingsan, saat gue sadar gue dah didalam kamar"ujar farhan

"terus?"ujar arka

"singkatnya aja anak gue gak mau lepas digendongan papanya, jadi setiap dikasih sama adena dia nangis. adena bilang biar garhan tidur sama gue dan dia sendiri. gue bilang lah kayak mana kalau garhan rewel mau ketemu bundanya sedangkan keadaan gue lumpuh jadi susah mau ngapain.akhirnya kami tidur bareng bertiga, sumpah gue senang banget"ujar farhan

"anak lo pintar juga"ujar arka sambil ketawa

"iyalah anak gue gitu"ujar farhan

"ha anak gue"ujar yuna yang datang bersama gengnya

"emang ada yang mau sama cowo lumpuh kayak lo" ujar gita

"lo dah nikah ya?"tanya laras.

"lo semua kepo banget, udah nguping pembicaraan orang, gak mungkin lah farhan nikah"ujar arka

"iya juga sih, dia kan baru putus dari gue"ujar yuna

"sebenarnya gue udah lama sih mau putusin lo tapi gue kasihan aja"ujar farhan

"apa maksud lo kasihan sama cewe gue"ujar algi

"kasihan kalau gue putusin nanti gak ada yang belanjain, lo taukan cewe lo itu matre"ujar farhan

"jaga mulut lo anjing, cewe gue itu jangan lo ngomongin kayak gitu"ujar algi sambil marah

"emang fakta bro, yok han gue muak ada disini"ujar arka langsung mendorong kursi roda farhan

"kamu jangan sedih ya sayang dengarin si lumpuh ngomongin kamu kayak gitu"ujar algi sambil mengelus pipi yuna

skip

pulang sekolah farhan dan arka langsung menuju rumah adena,mereka sudah sampai didepan rumah tersebut.langsung saja mengetok pintu rumah adena namun tidak ada yang membukakan pintu tersebut.

"tuan farhan mau masuk ya,silahkan tuan"ujar bibi sambil membuka pintu rumah

"adena ada kan bik?"tanya farhan

"tadi sebelum saya pergi nak adena dikamar tidurin baby garhan den"ujar bibi

"kalau gitu bibi panggilin dulu ya tuan, silahkan duduk "lanjut bibi langsung meninggalkan mereka

"tuan tuan nak adena gak ada"ujar bibi dengan panik

"coba bibi cek semua ruangan disini"ujar arka

Sorry AdenaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang