episode 4

11 2 0
                                    

Setelah selesai olahraga nakki pun pergi ke kelas untuk mengganti pakaian, tetapi ia lupa bahwa ada bekas jahitan yang cukup panjang di lengan nya

"Woi nakki lu gak sakit apa?"

"Sakit, Sakit apaan dah?"

"Itu tangan lu, Coba liat"

"Ehhh!! Kok bisa gini ya"

Nakki panik dan semua orang merasa ngilu karena melihat tangan nakki, Nakki menjelaskan itu hanya luka yang ia dapatkan saar bertarung dengan preman di tokyo.

Sial!! padahal ini luka ketabrak truk waktu itu duhhh!! Gawat.

_"Kriiing"_

Bell pun berbunyi menandakan pulang, nakki membereskan alat tulisnya dan bergegas untuk pulang, Di tengah perjalan pulang nakki bertemu dengan neisa

"Hai Nakki"

"Oh, Hai neisa"

"Pulang dari sekolah kamu biasanya kemana? "

"Pulang ke rumah, dan kadang kadang main vidio game di game center"

"Apa!!, kamu juga suka main game?

"Ya begitulah, itupun kalo gabut"

"Vidio game apa yang kamu mainkan?"

"Dindong dll"

Setelah mengobrol lama, nakki dan neisa bergegas pulang ke rumah, Setelah di rumah nakki mandi, makan, lalu bergegas tidur. Keesokan harinya nakki berangkat ke sekolah dan dia baru ingat sesuatu,

Kayanya uang bulan ini agak menyusut gawat nih!! Sepertinya aku harus bekerja sambilan, tapi apa ya??

nakki kebingungan memilih kerja yang tepat untuk dirinya.
Setelah sampai di sekolah nakki bertanya kepada temanya

"Yo!! Ada yang mau aku tanyakan"

"Tumben ni, mau tanya apa emang? "

"Kerja, karena duit ku lumayan menyusut akhir-akhir ini"

"Kerja apa yaa, ahhh!! Aku tau kerja yang cocok dengan mu"

"Apaan emang"

"Bekerja di super market saja!!, karena tangan mu ada bekas luka, mending kamu bekerja di super market saja, bayaranya juga lumayan kok, aku jamin itu, percyalah padaku"

Hmmm sepertinya yang dia katakan ada benarnya juga, iya deh aku akan coba bekerja di super market.

_"Kriiing"_

Bell berbunyi pertanda istirahat, nakki seperti biasa dia pergi ke kantin untuk membeli roti saja, di saat dia hendak ke kelas, datang preman sekolah yang sangar dan tidak sengaja nakki menyenggol dia,

"Heh sialan, Apakah kau sudah gila sudah menyenggol ku?"

"Haaah!! Kan yang nyenggol duluan kau sialan"

"Bicara apa kau tadi hah!!, coba katakan sekali lagi?"

"Sialan!! "

"Brengsek!! kau belum pernah kupukul ya"

Bukkk!!

Nakki dipukul dibagian pipi

"Hahh!! Cuma gitu doang?, yang benar saja? Badan doang gede kok tenaga kaya berbie"

"Sialan sini kau!! "

Bukkk!!

Nakki dipukul dibagian perut

"Sepertinya kau belum pernah kasih pelajaran ya? " ucap nakki

"Apa!! dia tidak merasakan apapun setelah kupukul serius?!!, dia cukup tangguh juga"

Wahhh sudah lama sekali aku tidak bertarung, kita kalahkan dia seperti apa ya?

"Hey sialan, sini kau"

Dia mendekat!!

Rasakan pukulan el bow ku yang ganas!!

Bukkk!!!

Preman itu tersikut daerah rahang dan langsung terjatuh!!

"Nahh itu baru namanya pukulan ajaib hahahaha" ucap sambil ketawa dengan darah yang keluar di hidung nya.

Nakki meninggalkan preman sekolah itu dan pergi ke kelas dengan riang.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 20, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Aku Seorang ZombieTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang