🌈 { Secretary Choi 2 }🚩

732 123 0
                                    

•🍓•🐻•🐿•🍓•

"Huft, menyebalkan." Gumam Beomgyu sepanjang perjalanan di dalam jet pribadi keluarga sang direktur.

Yang membuat Beomgyu amat sangat jengkel, adalah dalam perjalanan ini, cuma ada dirinya dan Kang Taehyun.

Taehyun sudah berbohong pada dirinya dengan mengatakan bahwa sekretaris Park dan yang lainnya juga akan ikut karena ini adalah perjalanan bisnis, makanya Beomgyu tidak bisa menolak.

Tapi, setelah Beomgyu sampai di tempat Taehyun menyuruhnya datang, dia tak melihat ada sekretaris Park atau orang kantor yang ia kenal, selain Tuan Direktur menyebalkan itu.

Belum sempat Beomgyu menolak, dia sudah dipaksa masuk ke dalam jet pribadi sialan ini.

"Mau minum, Choi ?"

Tiba tiba Taehyun datang, membawa dan menawarkan sebotol vodka yang harganya pasti 🌠 m a h a l 🌠

Taehyun mendudukkan dirinya di hadapan Beomgyu yang rautnya sudah kesal dari tadi. Taehyun tersenyum miring melihatnya.

Beomgyu tak sudi menatap Taehyun, atau menjawab

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beomgyu tak sudi menatap Taehyun, atau menjawab. Dia hanya melihat keluar jendela.

"Hm, apa kau masih marah karena hal tadi ?" Tanyanya santai lalu meminum vodka yang sudah ia tuangkan.

Beomgyu tetap diam.

"Aku kan tidak tahu kalau sekretaris Park dan lainnya tidak bisa ikut."

'Erghhh, orang ini ! Kalau bisa akan ku terjunkan dia dari jet ini. Dasar pria menyebalkan !!!'

Beomgyu malah menggembungkan pipinya tanpa sadar untuk meredam kekesalannya.

Taehyun terkekeh pelan, kemudian dia mengambil tangan Beomgyu yang berada di meja. Sebelum si empu menarik kembali, dia sudah mengeratkan genggamannya.

Beomgyu menengok ke arah Taehyun. Dan sial, harusnya dia tak menoleh. Taehyun kenapa jadi sangat tampan dan seksi dengan kemeja berwarna hitam yang kancing atas nya terbuka 2.

Sial, pipinya jadi terasa panas.

"Tuan, kenapa memegang tanganku ?" Nada bertanya yang ketus, tapi Taehyun suka mendengarnya. Terdengar menggemaskan.

"Hm, hanya ingin."

"Tapi, aku tidak ingin."

Beomgyu menarik kuat tangannya, namun tak bisa. Tenaga Taehyun sangat kuat, yang ada tangannya malah sakit.

"Tuan ?" Beomgyu menyerngit tak suka menatap kesal pada Taehyun yang justru tersenyum tampan ke arahnya.

"Kamu masih marah, hm ?" Tangan kurang ajarnya mengelus punggung tangan Beomgyu.

Beomgyu sudah tak peduli. Terlanjur kesal, dan lelah dengan permainan si direktur. Dia biarkan Taehyun sesuka hati memegangi tangannya.

"Baiklah, kuanggap iya."

•> La Vida Cotidiana <•Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang