🍓 panjang banget awas bosen 🙃
•🍓•🐻•🐿•🍓•
"Haaahhh akhirnya selesai." Beomgyu menghela napas panjang setelah berhasil duduk di kursi.
Rapat tadi benar benar menguras tenaganya. Apalagi di tambah dirinya dan Taehyun menjadi canggung. Untungnya, Taehyun orang yang profesional, dia mampu mengendalikan kecanggungan tadi.
Ah, ya untungnya Taehyun tidak berbohong. Ini memang perjalanan bisnis, walau ternyata rapat hanya sekali saja. Jadi, besok pun dia dan Taehyun sudah bisa pulang. Sungguh perjalanan bisnis yang singkat.
Beomgyu juga masih bingung, dia tak mengerti kenapa Taehyun menyukainya. Beomgyu tak punya perasaan yang sama.
Taehyun juga selalu membuat Beomgyu kesal. Apakah pada orang yang disukainya dia akan bersikap sangat menyebalkan ? Sangat aneh.
Tapi, bisa jadi ini cuma kejahilan Taehyun yang lainnya. Benar ! Taehyun itu kan selalu bermain-main dengan Beomgyu, kekanakan sekali. Pasti ini salah satu kejahilannya.
Huh, Beomgyu tidak akan tertipu !
'Dasar Kang mengesalkan ! Aku tidak akan tertipu oleh mu !'
Beomgyu berdiri dari duduknya, menyampirkan helai rambut di pelipisnya lalu berjalan menuju mobil Taehyun di luar gedung.
Taehyun juga agak aneh hari ini, dia mengendarai mobilnya sendiri menuju gedung pertemuan, padahal biasanya pakai supir. Kemudian, dia tak seperti biasanya merepotkan Beomgyu. Hari ini, Taehyun nampak seperti manusia normal walau jadinya agak aneh di mata Beomgyu.
Beomgyu membuka pintu depan penumpang, namun malah terkunci. Ah, betapa bodohnya dia, mesin mobilnya saja tidak menyala. Didalam mobil ini pasti belum ada Taehyun.
"Kemana sih dia ?" Gerutu Beomgyu kesal.
Matanya memandang kesana kemari. Matanya menyipit ketika siluet seseorang yang dia cari nampak tengah berjalan melewati trotoar, herannya dia terlihat buru buru.
Beomgyu dengan seluruh penasarannya, mengikuti kemana Taehyun pergi. Tujuan Taehyun rupanya sebuah restoran berkelas, Beomgyu ragu ingin masuk karena dia takut jika restoran tersebut memintas akses khusus, atau juga bayar masuk nya bisa mahal.
Beomgyu belum sekaya Taehyun 😥
Namun, Beomgyu bisa melihat Taehyun dari luar karena jendela transparan. Taehyun masih dalam jarak pandangnya, menghampiri seorang wanita yang duduk di situ.
'A-Apa ?!??!?!?'
Beomgyu harap ia salah lihat. 0
Beomgyu mengucek matanya, namun yang ia lihat memang benar.
Taehyun baru saja mengecup pipi wanita itu ?
Ah, sial.
Dugaannya benar, Taehyun hanya mempermainkannya. Suka apanya ? Itu semua hanya omong kosong. Taehyun masih tetaplah Kang Taehyun yang selalu menyebalkan dan tidak pernah serius.
Lagipula, Beomgyu sudah cukup sadar diri. Walau wajah wanita itu tidak terlihat, namun dari belakang, sangat bisa ditebak wanita itu masih muda karena cara berpakaiannya, tubuhnya yang ramping, dan cara duduknya.
Pastilah wanita itu cantik. Tak akan bisa dibandingkan dengan Beomgyu.
'Aku memang konyol. Kenapa bisa aku sempat menaruh harapan pada orang seperti dia ? Lebih baik, aku pulang besok. Untungnya, urusan disini sudah selesai.'

KAMU SEDANG MEMBACA
•> La Vida Cotidiana <•
Fiksi Penggemar|| BOOK • 3 • || 🍓✍🏻 ☆ RANDOM ~>ŤÆĢÝŮ §łôw űpđåțə dom ~ Beom => sub °🍓•Lil sweet berry from bubbliss•🍓°