[ may-rah-kee ] Greek
(n.) To do something with soul, creativity, or love;
to put something of yourself into your work.
di buat untuk memperingati Taekook Days
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🍽 🍽 🍽
Orang bilang, kalau ingin mendapatkan hati seseorang,
Pikat dulu perutnya
🍽 🍽 🍽
Taehyung miskin.
Sungguh, ia tidak mengada-ngada. Taehyung memang miskin.
Sebagai seorang perantau yang tinggal sendirian di tanah yang asing, Taehyung merasa dirinya amat sangat malang. Taehyung masih mengingat cita-citanya untuk menjadi chef hebat, berjuang bersaing dengan ribuan orang hingga menerima beasiswa di Institute of Culinary Education Los Angeles. Taehyung kira, selama ia berjuang keras semuanya akan berjalan lancar—namun nyatanya tidak.
Setelah lulus dari sekolah kulinari sebulan lalu, Taehyung masih berjuang untuk mencari pekerjaan tetap. Minggu depan kontrak di flat kecil tempatnya tinggal saat ini akan habis, dan Taehyung jelas perlu uang untuk membayar sewa tempat itu. Belum lagi ia juga perlu makan, dan perlengkapan lain. Gaji dari kerja paruh waktu yang dijalaninya saat ini mungkin akan cukup untuk biaya hidupnya disini. Kalau ia mau mengencangkan ikat pinggang dan melewatkan makan malam, ia bisa menabung sedikit demi sedikit untuk biaya pulang ke Korea. Mungkin kalau ia mencari pekerjaan sambilan lagi, ia juga bisa mengirim uang pada keluarganya—meski sedikit.
Padahal Taehyung kira ia bisa langsung menjadi chef terkenal, punya penghasilan banyak dan segera jadi kaya setelah lulus dari sekolah kulinari. Tapi pada kenyataannya, Taehyung malah terdampar di dapur orang paling menyebalkan di muka bumi (ini pendapat pribadi, tentu saja).
Memikirkan hal ini membuat Taehyung merasa lebih menyedihkan lagi.
Taehyung menghela napas, ia membuka kulkas besar di hadapannya dan mengeluarkan beberapa telur dan sayur sayuran. Telur-telur itu ia pecahkan dan masukkan ke dalam mangkuk, diberi garam sedikit sebelum tangannya bergerak otomatis mengocok telur. Sementara wortel, bawang daun, dan beberapa sayuran lain ia potong dalam ukuran dadu kecil.
Sambil memotong sayuran-sayuran itu menjadi potongan kecil, Taehyung memutar wawancaranya pekerjaannya dengan Jeon Jeongguk dan manager team Los Angeles Rams—yang tidak ada menyenangkan-menyenangkannya sama sekali. Si Jeon Jungkook ini (Taehyung memotong dengan tenaga berlebih ketika otaknya memutar ingatan tentang wajah si sombong itu) katanya adalah atlet NFL yang baru dipindahkan dari Buccaners untuk memperkuat Rams di musim depan, dan dia butuh Personal Chef baru karena yang lama baru saja berhenti.
Taehyung memasukkan separuh dari sayuran yang dia potong kecil-kecil ke dalam kocokan telur. Kemudian dengan cekatan, pemuda itu mengambil wajan berbentuk kotak yang biasa dipakai untuk membuat gyeran-mari lalu meletakkannya di atas kompor. Sementara menunggu minyak panas, Taehyung kembali mengocok telur agar semua isinya tercampur merata.