part 1

75 9 0
                                    

Aku seperti dituntut untuk memperjuangkan mu padahal visualnya pun Seperti hal yang tak pantas untuk aku pertahankan.

-keyfa maishilla

Aku bukan bermaksud memonopoli keadaan tapi nyatanya kau salah paham Aku berusaha untuk jujur hanya saja di matamu itu adalah sebuah kesalahan

-keynan rayyan

('∩。• ᵕ •。∩')

Hari ini bulan Juli di mana Indonesia negara iklim tropis mengalami pancaroba sebenarnya berlibur di bulan ini memang kurang baik,namun bagaimana lagi jika liburan kenaikan kelas memang berada di bulan Juli.Seperti gadis yang satu ini Dia berburu ke pantai Santolo untuk menghabiskan liburan kenaikan kelas nya.

"bar, bener lo gak akan ikut?"

tanya seorang wanita yang bernama keyfa maishilla

"iya key, bawel banget sih gue ada turnament dua hari lagi"

jawab sahabatnya bernama bara.Bara sebenarnya tak pernah meninggalkan key sendirian Namun karena keadaan bara harus jauh darinya,Lagian sahabatnya yang bernama Marsha ikut dengannya "Iyalah key,ada gue ini nggak usah bawa orang nyebelin kayak Bara" ujar Marsha
"Apaan sih lo Cha?!"bentak bara

"lo nyebelin !!"

ucap Marsha menguatkan

"udah udah,kalian ya pas jodoh baru tahu rasa"

key pun akhirnya menengahi. selain dengan Bara key juga bersahabat dengan Marsha tapi Marsha tak bersahabat dengan Bara bahkan mungkin dia tak ingin berteman pula,bagi Marsha dan yang lain Bara pria yang sangat menyebalkan benar memang namun bagi key ada kelebihan yang tak dapat dilihat dari seorang bara buktinya dari taman kanak-kanak key mampu berteman dengannya hingga kini masuk di SMA yang sam.

"sana pergi ah! berdoa lo cha nanti di pantai,gue sedikit yakin di sana lo jadi babu Nyi Roro Kidul"

bara terus mengejek Marsha

"Nyi Roro Kidul di Pelabuhan Ratu bego"

"dia kan ratu laut Siapa tahu renang ke Santolo karena tahu ada yang mau lamaran"

begitulah Bara tak heran orang-orang memberi gelar menyebalkan padanya

"bener bener lo bar otak lo Kotor banget" Timpal key karena mendengar omongan bara yang semakin ngawur

"hahaha..hati-hati bawa oleh-oleh buat gue"

Akhirnya dia mengakhiri ucapan biadabnya

"Iya gue bawa gantungan pasir ntar"

key dan Marsha pun menaiki mobil mereka.
Marsha dan key sudah mengadakan perjanjian bahwa Masha yang mengendarai saat pergi dan key saat pulang Nanti.

"Cha lo tahu kan kita sekelas nanti?"

"Iya bersyukur banget deh gue biar bisa nyontek terus"

jawab Marsha seadanya

"gila lo yah lagi mau liburan juga otak kosong lo masih mikirin contek-contekan"

Marsha terkekeh mendengar Makian untuknya yang memang benar

"lo kenapa sih berantem terus sama Bara nanti suka gue katain abis-abisan".

"eh lo ya kali Key,Udah mah perhatian,dekat,nyaman Apalagi coba?Bentar lagi gue yakin jadian"

"dari zaman iklan SilverQueen sampai zaman iklan Smartfren ion enggak pernah tuh gue ada rasa suka sama Bara"

jawab key yakin atas hatinya

"ya kali dong seorang Marsha sama Bara malu lah"

"Kenapa harus malu setipe ini kok pribadi lo"

"Amit-amit Tuhan "

ucap Marsha mengakhiri candaan diantara mereka.
Setelah perbincangan perbincangan tak penting key tertidur 30 menit sebelum sampai,Marsha pun akhirnya lega sebab key tertidur Saat ia sudah melewati jalanan yang seperti hutan.
Kini pukul 2 pagi Angin Malam terasa menusuk ke tulang,lampu rumah-rumah menyala memberi pemandangan pada mata,suara air bergemuruh dari kejauhan.ah! rasa lelah yang tadi Selama perjalanan terbayar oleh suasana yang khas Marsha memakirkan mobilnya dengan tepat dan membangunkan key

"key bangun udah nyampe"

sebenarnya Marsha Tak Tega membangunkan sahabatnya itu yang sepertinya kelelahan mengoceh selama di perjalanan

"key bangun gue Celupin ke Pantai Mau?"

key tak bangun bangun tapi Masha tetap berusaha untuk membangunkannya.

"apa sih Cha?Hem?"

key mulai membuka mata, mulutnya mengecap ngecap seperti sedang menyicipi sesuatu Marsha yang kesal dengan tingkah key langsung menariknya untuk duduk tegak. dikiranya key akan marah tapi saat itu mungkin kesadarannya sudah penuh Sebab Dia malah tersenyum melihat ke depan jendela yang sudah banyak pasir

"Cha Kenapa lo gak bilang kita udah sampe?"

"Hah?!gila ya lo,gue udah bangunin beberapa kali Lo nya aja yang kebo"

"udah ayo keluar aja!"

Ajak key dengan semangat, sedangkan Marsha hanya menggeleng melihat sahabatnya yang tak jelas.
dua wanita manis itu turun dari mobilnya bau air pantai langsung menyeruak pada indra penciuman angin yang khas menyapu beberapa rambut di pelipis mereka sepertinya sudah banyak orang yang berlibur di sini terlihat dari Parkirannya sudah cukup penuh Untung saja key dan Marsha telah membooking tempat untuk bermalam di Santolo

"Ayo key cepetan kita tidur dulu masih setengah 3 nih"

"Iya Cha.."

Mereka pun masuk kamarnya Yang diantar tour guide untuk beristirahat.

Dua KunciTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang