❛ Semoga berjumpa lagi di alam yang lain atau kehidupan seterusnya, Jeon Jungkook. ❜
sifat syaitan yang masih bersarang di hati masih merasuki jiwa, membuak-buak rasa ingin meratah dan menghancurkan dan semua itu terjadi hanya di sebabkan dendam ke...
Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
Malam yang dingin, hujan kembali membasahi bumi. Sentuhan angin embun lembut menyentuh kulitnya.
DDUM!
Dentuman dilangit mula menggoncang langit! Kilat mula sambar menyambar.
Hati kecilnya mulai resah, namun tidak pula dia menunjukkan riak.
" Hujan, Sama macam hari itu."
" Hari di mana, semua musnah."
" Musnah dan hancur seperti aku..."
" Sial, persetankan semuanya! Aku tak perlu ingat semua tu." Dia menengking dan memaki, persis orang hilang akal.
DDUM!
Sekali lagi, dentuman dilangit makin kuat bergema. Seakan kecewa dan marah akan kata - kata yang dilontarkan oleh jungkook.
" Diam! "
Ranting - ranting kayu ditendangnya sehingga membuatkan unggun api mulai terpadam! Angin ribut pula semakin kuat kencangnya!
" Ah! Tengok! Bintang dan bulan tak ada pun sekarang! yang datang pulak ribut dan hujan! Apa lagi yang aku kena hadap ha?! Kenapa hari itu tuhan tak cabut saja nyawa aku?! Kenapa?!"
Jungkook mula berlari keluar dari tempat berteduh, dia berlari dalam gelap. Tidak dihiraukan hujan yang mula membasahi tubuhnya.
" Akan ku capai bulan untuk kamu, akan ku beri bulan dan bintang. Tunggu, satu hari nanti akan aku bawa kau untuk mengukir namamu di sana, sayang. "
" Aku penat! tapi sama macam hari - hari sebelum ni! Aku keseorangan! Tapi- aku bahagia, sebab..." ayatnya dibiarkan tergantung, dia mengukir senyuman, penuh maksud tersirat.
" Apa gunanya teman dan pasangan jika diakhirnya bakal disakiti dan ditinggalkan? Semua itu sia - sia, aku lebih suka berseorangan. "
Wajahnya memerah, matanya kuyu dan suaranya kian kedengaran serak.
" Akan ku beri kau dunia, akan ku tunjukkan syurga, dan akan ku lenyapkan neraka. Tunggu sayang, hari itu bakal tiba, hari dimana aku dan kau bakal dipertemukan semula. "