10

275 34 5
                                        

"Hahaha... Aku akan melakukan hal yang sama jika aku menjadi Sakura." Naruto tidak dapat menahan tawanya mendengar semua cerita Sasuke.

"Tapi aku ucapkan selamat padamu, Sasuke. Akhirnya kau menemukan sumber kebahagianmu kembali." Naruto memeluk tubuh Sasuke.

"Cih, lepaskan, dobe." Sasuke melepaskan paksa Naruto yang memeluknya.

"Lalu kapan kau akan memperkenalkan aku pada Sakura, Sasuke - kun? Aku akan mengadakan pesta kecil - kecilan untuk menyambut kedatangan Sakura. Aku sungguh tidak sabar bertemu sosoknya," tanya Hinata dengan senyum lembut.

"Kupastikan dalam waktu dekat aku akan memperkenalkannya kepadamu," ucap Sasuke dengan optimis.

"Kau yakinkan dulu dia, selesaikan masalah kalian. Agar piring makan kami tidak menjadi piring terbang," ucap Naruto.

"Hn. Itu tujuan ku kesini." Sasuke lagi - lagi menyeringai ke arah Naruto.

Naruto yang melihat seringai yang Sasuke tunjukan kepadanya mulai merasakan firasat buruk.

"Karena masalahku belum selesai, dan kesempatan yang Sakura berikah hanya tiga bulan, jadi aku minta kau untuk mengurus sementara perusahaanku."

"TIDAKKKK!" Naruto berteriak frustasi mendengar ucapan Sasuke.

"Kakashi yang akan menggatikan tugasku sementara. Namun kendali berada di tanganmu. Kau hanya tinggal memerintahkan Kakashi. Selama tiga bulan ini aku tidak ingin direpotkan dalam urusan perusahaan," ucap Sasuke tanpa ragu.

"Wah! Kesempatan besar. Tinggal aku jual saja aset - aset perusahaan mu untuk menambah pundi - pundi kekayaanku." Naruto menekankan setiap kata yang keluar dari mulutnya. Hinata mencoba menenangkan Naruto yang tersulut emosi.

"Kau berani?" Tatapan mata Sasuke seolah meremehkan Naruto.

Seketika Naruto menciut mendengar petanyaan Sasuke.

"Kenapa harus aku?! Masih ada Itachi - nii yang dapat kau percaya. Shikamaru yang jenius. Atau Neji yang tidak kalah jenius dari Shikamaru, dia juga tidak begitu sibuk jika dibandingkan dengan aku." Naruto mengajukan saran.

"Itachi - nii akan mengurus perusahaannya yang berada di Kiri. Shikamaru seminggu lagi akan mengembangkan bisnis barunya di Suna. Neji akan mengambil cuti beberapa bulan untuk persiapan persalinan Tenten. Aku butuh orang yang berada di kota ini dan tidak dalam masalah pribadi," ucap Sasuke.

"Sebagai upahnya aku akan memberikan vila pribadiku yang berada di Oto. Bagaimana?" Sasuke menyeringai kearah Naruto.

"YAUDAH GAS..." ucap Naruto mendengar hadiah menggiurkan dari Sasuke.

Siapa yang tidak tergiur mendengar hadiah yang akan diberikan, vila pribadi Sasuke yang berada di Oto sudah sering menjadi perbincangan dikalangan orang - orang kaya termasuk Naruto, karena pemandangannya yang indah. Banyak yang menawar vila tersebut dengan harga fantastis, namun Sasuke tidak menjual vila tersebut. Sekarang Sasuke memberikan vila tersebut sebagi imbalan tentu saja tidak akan disia - siakan Naruto.

"Hn." Sedikit kelegaan terlihat dari wajah Sasuke.







🌸🌸🌸



Sore Hari

Sakura beserta keluarganya sedang menikmati malam di rooftop mereka yang nyaman. Suasana malam dipenuhi dengan aroma daging panggang yang menggugah selera. Sakura, yang sangat bersemangat tentang acara BBQ malam ini, tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya.

Bring her BackTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang