Note this day Lisa-nee sudah pergi, lalu aku tinggal di Dawn Winery bersama Crepus ojiisan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari - hari [Y/n] sedikit membaik walaupun Lisa pergi. Karena kehadiran Diluc dan Kaeya, [Y/n] jadi punya teman bermain, walaupun usia mereka sudah menyentuh masa remaja
“Kaeya-nii, nanti ojiisan khawatir karena kita keluar diam - diam”
“Tenang saja, memangnya kau tidak bosan dirumah terus”
“Em— Are, itu apa?” tangan mungilnya menunjuk ke arah hewan berwarna biru yang terbang kesana kemari lalu menjauh
“Itu kupu - kupu. Dasar, kau tidak pernah keluar rumah sesekali ya?” [Y/n] menggeleng kecil. “Tunggu disini, aku mau menangkapnya”
Sementara Kaeya berlari mengejar kupu - kupu, penampakan makhluk biru dengan suara seperti taburan bintang menarik perhatian [Y/n] hingga tidak sadar mengikutinya
“Kau baru saja mengantarnya pulang loh~” sontak kepalanya menoleh kebelakang dengan cepat. “Ehe, namaku Venti”
“Cecillia”
“Heum? Namamu Cecillia?” [Y/n] menggeleng lalu menunjuk bunga yang berada di topi baret lelaki bernama Venti. “Uwah, aku sedikit bodoh. Kau suka bunga ini ya?”
“[Y/n] sangat ingin melihat bunga Cecillia. Diluc-nii bilang, bunga Cecillia hanya tumbuh ditempat yang tinggi karena angin disana sangat kencang”
“Ehe, Diluc pasti orang yang pintar. [Y/n] ingin ikut denganku melihat bunga Cecillia?”
“Tidak” wajah Venti seketika menjadi suram. “Diluc-nii bilang jangan percaya dengan orang asing”
“Itu benar si— Kalau begitu, mulai hari ini kita teman! Apa lagu favorit [Y/n]?” belum sempat menjawab pertanyaan Venti, suara Kaeya menggelenggar memanggil nama [Y/n] dengan nada panik. “Wah, kau sudah dicari. Sampai ketemu nanti~”
Tepat saat menoleh, Venti sudah menghilang meninggalkan [Y/n] dengan Seelie
Another note Aku punya teman baru Namanya Venti
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.