Hello!!!!
Aku comeback nih!!
Siapa nih yang udah lama nungguin Aiyla?
Siapa aja yg dongkol sama aku karena jarang up?
Hehe,,,, maaf yaa karena jarang up, makanya spam comment dan vote nya jangan lupa.
Happy Reading guys!!!
.
.
.
.
.
.
Aiyla benar-benar membuktikan ucapan nya untuk membalas dendam atas insiden pembakaran panti kemarin, kali ini aiyla tidak tanggung-tanggung dia benar-benar membabat habis para pelaku nya, dia bereskan sampai ke akar nya.
Namun, satu kendala yang dia dapat kan, bahwa pelaku utamanya lolos dari sergapan nya, akan tetapi bisa dia pasti kan para penjahat itu tidak akan bisa pergi dari negara ini dan secepatnya mereka akan tertangkap.
"Tutup setiap akses yang memungkinkan, dan awasi alamat yang saya berikan kepada kalian, dan bersihkan sisa perusahaan mereka, jangan biar kan satu pun perusahaan mereka berdiri lagi" Titah Aiyla pada Bisma.
"Dan untuk kamu Aurel, tolong carikan pengasuh anak untuk bulbul" Ucap aiyla kepada aurel yang di balas dengan anggukan.
Kalian tidak akan bisa kemana-mana tikus kecil. Batin aiyla menyeringai.
****
"Dasar bodoh!!!"
"Kita sudah tidak bisa kemana-mana tuan, seluruh akses telah di tutup oleh dia setiap bandara sudah dijaga, begitupun bis dan akses lainnya"
"Arghhhh!! Anak kecil itu ingin bermain-main dengan ku!"
"Biar aku yang mengurus nya ayah" Ucap seseorang yang baru datang dari balik pintu ruangan tersebut dengan tampang dingin dan tegas nya.
"Arsen?! Dari mana kau tau ayah disini? Kau sudah ku ungsikan ketempat yang aman, mengapa kau keluar dari tempat persembunyian mu Arsen?!" Ucap seorang pria paruh baya yang di panggil Ayah itu dengan amarah nya.
"Karena aku yang akan turun tangan untuk menghadapi nya ayah, aku mempunyai sebuah ide yang pasti akan berhasil" Ucap Arsen.
"Apa ide mu itu arsen?" Tanya pria paruh baya itu dengan alis yang berkerut.
"Kau tunggu saja ayah, aku sudah mempersiap kan semuanya, kau hanya tinggal duduk diam dan menyaksikan pertunjukan yang akan aku perlihatkan" Ujar Arsen dengan senyum tipis nya.
****
"Non makan dulu yaa,,, kalau non bulan enggak makan entar saya yang kena marah nyonya" Ucap suster itu dengan lembut.
"Nggak! Bulbul mau makan bareng kak Aiyla!" Tolak bulbul sambil memalingkan wajah nya, tak ingin menatap wajah pengasuh nya yang tengah dilanda kefrustasian itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
AIYLA (END)
Genç Kurgu"Jangan dekat dengan cowok lain, aku nggak suka" ucap alfa tepat di telinga aiyla. Dapat aiyla rasa kan deru nafas tak beraturan menerpa leher jenjangnya. "Lo! Gak ada hak!" Ucap aiyla dengan nada tak kalah dingin nya. Cup Alfa mencium bibir ranum a...
