"Apa yang kau lakukan disini?"
"Maaf karena lancang memasuki apartemen mu lisa, ayah hanya ingin memastikan bahwa kau hidup dengan nyaman dan kau tau ayah membuat makanan kesukaan mu. Kemarilah, ayo kita makan bersama" Ajak minho sambil tersenyum tapi senyuman nya mulai menghilang ketika mendengar kan ucapan anaknya.
"Aku hanya ingin kau pergi dari sini"
"Melihat wajahmu membuat diriku muak, ayah" Sambung lisa dengan tatapan yang dingin.
"Li-..."
"Apakah aku harus mengulangi ucapan ku lagi? Ku bilang pergi, ayah!!!" Teriak lisa dengan mata yang memerah.
"Lisa, ayah hanya ingin bertemu denganmu. Tolong beri ayah waktu 20 menit untuk menghabiskan waktu bersama mu" Lisa hanya menggeleng kan kepalanya, tidak percaya mendengar ucapan ayahnya
"Kenapa....."
"....kenapa ayah melakukan ini kepada ku!!! Dulu ayah meninggalkan ku disaat aku membutuhkan satu-
satunya orang tuaku hanya untuk menemaniku dan sekarang ayah kembali dan memohon kepada ku supaya aku kembali bersamamu. Kenapa ayah?" Teriak lisa.
"Kau sendirilah yang membuat ku membencimu ayah, hanya kau satu- satunya orang yang menghancurkan semua hidupku. Keluarga, kasih sayang mereka telah pergi dariku dan itu karnamu!! Dan kaulah yang membuat putrimu ini telah tiada, tidak ada lagi lalisa lee hanya ada lisa Skylight disini" Ucap lisa lirih dengan air mata yang mengalir dipipinya
"Maafkan ayah" Ujar minho yang menyesal karena meninggalkan lisa saat dia membutuhkan satu-satunya orang tuanya untuk menemaninya.
"Aku membencimu ayah dan akan tetap seperti itu"
Minho yang mendengar perkataan putrinya hanya bisa terduduk lemas. Dan menyesali semua perbuatan nya yang dilakukannya saat dimasa lalu. Dimana dia menduakan istrinya yang selama ini mencintai nya dengan tulus bahkan ketika sakit istrinyalah yang merawatnya sampai sembuh. Dan hal yang paling terburuk yang pernah dia lakukan adalah ber- selingkuh tepat didepan putrinya yang saat itu benar-benar membutuhkan dirinya.
"Apakah ayah bisa membayangkan? Jika nenek sedang sekarat didepan ayah tapi kakek malah dengan senangnya berselingkuh didepan
ayah. Apa yang ayah lakukan?"
"...."
"Kau tidak bisa menjawabnya bukan? Haha ini benar-benar lucu. Betapa pahitnya hidupku ini ayah, ketika aku tak bisa bertumpu dikedua bahu orang tuaku dan berjuang hanya untuk mendapatkan hidup yang layak. Melawan semua rasa takut yang aku dapatkan darimu. Kematian ibu adalah saksi, awal kebencian ku pada mu ayah. dan kau akan selalu menyesali bagaimana tulusnya ibu mencintaimu bahkan ketika dia tau bahwa kau menghianati nya tapi dengan baiknya dia bertingkah seolah tidak terjadi apa-apa. Dan dari sanalah semua telah berakhir, ayah. Tidak ada lagi hubungan antara ayah dan anak dan tak ada lagi kata maaf diantara kita. Mari kita menjalani hidup kita masing-masing. Kau dengan jalan mu sendiri dan aku dengan jalanku sendiri" Kata lisa lalu berlalu pergi begitu saja kekamarnya dan meninggalkan minho yang hanya terpaku.
Dengan tubuh yang lemah, minho berjalan keluar dari apartemen lisa. Bahu yang selama ini berdiri kokoh dan tegar mulai bergetar dan meninggalkan tangis yang pilu dari seorang lee minho. Semua orang benar bahwa penyesalan akan berada diakhir cerita dan inilah yang dirasakan oleh lee minho. Dia pikir dengan kekayaan yang dia miliki, dia bisa bahagia tapi semuanya tidak benar ketika kebahagiaannya yang sebenarnya ada tepat didepannya yaitu keluarga. Tapi semuanya telah terlambat. Dan tak ada yang bisa diperbaiki lagi.
Duar
Bunyi sambaran petir terdengar jelas tepat ditelinga minho dan hujan yang deras mengguyur minho tepat pada tubuhnya. Namun semua itu tak dihiraukan oleh minho yang terus berjalan kearah parkiran yang agak jauh dari apartemen lisa dengan langkah kaki yang mulai melemas. Minho menjatuhkan lututnya dengan tangan yang menutupi wajahnya. Dan isakan yang terdengar ditengah hujan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Midnight |LISA|
Fanfic"Tengah malam bukan sebuah alasan untukku berlindung, melainkan tempat berteduh untukku bersembunyi dari luka yang menghampiriku" Lisa Skylight In Midnight. 01#midnight 17/7/2021 02#depression 21/8/2021 03#depressed 16/12/2021
