Brak
Posisi mereka mulai berganti
lagi dan sekarang lisalah yang mencekik seohyun.
"Seharusnya aku yang mengatakan itu kepada mu, berlutut lah dan aku akan memberi mu satu kesempatan" Ujar lisa dengan aura yang benar-
benar membuat semua orang akan merasa takut ketika melihatnya.
"Arghh" Seohyun berteriak kesakitan ketika lisa mencengkram nya dengan kuat. Tapi sebuah suara dari orang menghentikan mereka.
"Berhenti, angkat tangan kalian keatas!!!" Empat polisi menodongkan pistolnya kearah mereka yang membuat mereka mengangkat
kedua tangannya.
"Borgol Mereka!!!" Lisa, rosé,
seohyun dan beberapa temannya akhirnya ditangkap karena melakukan perkelahian.
"Lepaskan aku!!!" Seohyun mencoba memberontak tapi sia-sia saja. Mereka akhirnya pun diamankan oleh polisi dan diberi beberapa pertanyaan.
"Berapa umur kalian?"
"18"
"Dan siapa yang memulai
perkelahian ini?" Seohyun yang mendengar pertanyaan itu dengan cepat menunjuk rosé dan lisa.
"Ya!! Berhenti berbohong sialan"
Rosé menatap seohyun tajam.
"Siapa yang berbohong? Kau
yang berbohong!!" Seohyun dan
rosé akhirnya pun berdebat yang membuat polisi menggebrak meja.
Brak
"Diam!!!"
"Aku bertanya sekali lagi jika salah satu dari kalian berbohong aku akan memenjarakan kalian selama satu bulan, siapa yang memulai duluan?"
"Aku" Seohyun akhirnya mengaku bahwa dirinya lah yang memulai perkelahian ini.
"Baiklah, tuliskan nomer
orang tua kalian masing-masing disini. Aku akan menghubungi mereka dan setelah itu kalian akan bebas" Mereka lantas menuliskan nomer orangtuanya masing-masing kecuali lisa yang hanya diam.
"Kenapa kau hanya diam?" Polisi bertanya kepada lisa yang sedari
tadi diam.
"Aku akan memberikan nya setelah kau menelpon semua orang tua mereka" Ujar lisa.
"Baiklah, tolong hubungi semua nomer yang ada di kertas ini"
"Baik komandan"
Mereka lantas menghubungi
semua orang tua mereka kecuali lisa, setelah beberapa menit orang tua dari mereka telah datang dan menanyakan apa yang terjadi.
"Sebenarnya apa yang terjadi?"
"Ah ya seperti yang kalian lihat, anak-anak kalian melakukan sebuah perkelahian di gedung tua dan kami mengetahuinya ketika beberapa orang memberi tau kami bahwa ada perkelahian disana jadi kami melakukan penangkapan dan menghentikan perkelahian yang terjadi"
"Aku meminta maaf untuk
perbuatan anakku, dan aku akan berusaha untuk membuatnya tidak mengulangi perbuatannya lagi" Ujar ibu rosé sambil membungkukkan badannya lalu menghampiri rosé.
"Apakah kau baik-baik saja sayang?" Ibu rosé meraba-raba tubuh anaknya dan memeriksa nya karena takut terjadi apa-apa pada anaknya. Tapi pandangannya teralihkan ketika melihat lisa yang terluka pada bagian kepalanya. Dengan wajah yang panik ibu rosé menghampiri lisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Midnight |LISA|
Fanfiction"Tengah malam bukan sebuah alasan untukku berlindung, melainkan tempat berteduh untukku bersembunyi dari luka yang menghampiriku" Lisa Skylight In Midnight. 01#midnight 17/7/2021 02#depression 21/8/2021 03#depressed 16/12/2021
