Gaada salah nya mengenal orang baru. Tapi untuk menjelaskan lagi siapa diriku. Mungkin sedikit melelahkan.
-Queen Kanaya
🍠
"Nay, kita diajak meet up nih sama temen-temen"
"Temen saha?"
"Via sama Cici"
"Dih ogah, pansos doang dia mah. Gue udah gak mau ya berhubung sama tuh dua manusia"
"Iya juga sih, yaudah gue tolak ya" ucap Lita sembari mengetikkan beberapa kata melalui chat kepada temannya.
"Hmm" "eh Lit, gue di dm sama Azka"
"Buset, gercep amat ngab! haha" ucap Lita sambil tertawa meremehkan.
"Baper ngab? Bwahahahaa"
"Emang dia dm apa Nay?"
"Kek buaya lainnya, ngajak jalan"
"Harusnya dia gak se gercep itu sih, harusnya tebar pesona dengan prestasi. Lah ini tiba-tiba ngajak jalan"
"Pawang buaya nih bos! senggol dwong!!" saut Lita.
"Tapi lo gak pengen menjalin hubungan di masa kuliah Nay?"
"Enggak kepikiran sampek situ sih. Tapi ya enggak menutup kemungkinan juga. Toh kita juga masih maba, tapi kalo ngejalanin hubungan toxic kek dulu lagi... enggak dulu deh kak"
"Iya Nay, lo harus bisa memilah dan memilih siapa aja yang bisa masuk dalam hidup lo. Karena kalo sampek lo salah masukin orang, taruhannya ya kebahagiaan lo sendiri."
"Gila temen gue bisa sedewasa ini ternyata" ucap Naya sembari menepuk pelan pundak Lita.
Plak!
Lita menabok muka Naya dengan bantal ditangannya.
"Anjir gue lagi serius!"
"Eh tapi Lit, gue bener-bener pengen hidup tenang, gue pengen ngerasain kehidupan tanpa beban dan masalah" lirih Naya.
"Ya namanya juga hidup, pasti dikelilingi dengan masalah. Kalo dikelilingi dengan wijen. Itu namanya onde-onde" ucap Lita serius.
Naya yang awal nya ikut serius, jadi melongo mendengar penuturan sahabat nya itu.
"Kampret!" Ucap Naya sembari menoyor pelan kepala Lita.
"Yakan bener anjrit" gamau kalah dengan Naya. Lita memukul kepala Naya dengan bantal di samping nya.
Naya merubah posisinya yang awalnya duduk menjadi terlentang di ranjang.
"Gue baru sadar, kehidupan gue saat SMA sedrama itu" keluh Naya sembari menatap plafon di kamar mereka.
"Ya namanya juga masih proses mencari jati diri. Itu namanya pendewasaan" tutur Lita menenangkan
"Kalo dunia ninggalin gue. Lo jangan biarin gua sendirian ya Lit"
"Gabisa!"
"Hah? Kok Lo gitu sih!"
"Gue kebelet boker bentar!" Ucap Lita sembari berlari kecil ke arah kamar mandi yang ada dikamar mereka.
"Anjrit tuh manusia. Untung sayang"
*****
"Nay, buruan udah mau jam 7 ini. Kelas kita bentar lagi mulai" Teriak Lita dari luar rumah.
"Iya, bentar! Sabar napah ih"
"Nay!! Lo ngapain sih!?"
Karena gak ada respon dari Naya Lita kembali masuk ke dalam rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
KANAYA [ON GOING]
Fantasy[Follow dulu sebelum membaca!] 🔞 "Nay, mami udah punya calon suami buat kamu" "Mami apaan sih! demi apapun itu gak lucu. Naya masih kuliah Mi. Plis deh!" "Nikah sambil kuliah kan gak dosa. Toh, ini buat kebaikan kamu juga" "Semerdeka mami deh" Star...
![KANAYA [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/280121258-64-k830215.jpg)