PART 12

29.9K 463 92
                                        

"Mau mandi bareng?"

"Enggak!"

"Yaudah mas mandi dulu" Rey masih dengan tubuh telanjang nya masuk kedalam kamar mandi dengan senyum yang jarang Naya lihat sebelumnya.

"Sumringah banget" Naya berjalan kearah lemari untuk mengambil baju nya. Memakai baju tanpa bra di dalam nya. Toh mau mandi juga pikirnya.

Naya menyentuh celana dalam nya. Basah. Sambil menunggu Rey mandi, Naya mengambil baju bersih serta dalaman dari dalam lemari.

"Ini aku harus mandi besar nggak ya? Duh, nyesel banget pas pelajaran agama malah ke kantin sama Lita" Naya mendengus sebal.

"Oiya, gue nebeng siapa besok ya" Naya meraih ponsel yang masih ada di dalam tas kampus nya. Mengecek wa grub.

KELAS B MANAJEMEN BISNIS DOSEN PAK REYNAND

~Dewi ptr.
List Observasi Pasar Dinoyo
1. Naya
2. Lita
3. Raka
4. Rahmad
5. Jihan
6. Arin
7. Adit
8. Bella
9. Bagas
10. Rizal
11. Putri
12. Dewi
18:12

Queen Kanaya
12 orang aja ini berarti ya?
Sekalian di list siapa aja yang punya motor dan bisa bawa motor.
21:48

Naya melihat jam terkirim pesan nya. 21:48 WIB.

"Anjir! udah jam segini. Perasaan tadi pulang dari mall setelah sholat maghrib. Gara-gara mas Rey!"

Ceklek!

Saking asik membalas wa yang masuk secara pribadi maupun grub. Naya tidak menyadari suaminya sudah keluar dari kamar mandi.

"Sana mandi dulu,"

"Eh!!, bentar. Bales ini dulu" Naya hanya melihat suaminya sekilas.

Merasa diabaikan Naya, Rey menyentuh wajah Naya dengan tangan nya yang dingin.

"Ih, dingin mass"

"Mandi! terus sholat isya' jamaah,"

"Iyaa bentar dulu, ngurus tugas observasi dari mas ini loh,"

Rey duduk di selah Naya sambil ikut melihat ponsel Naya.

KELAS B MANAJEMEN BISNIS DOSEN PAK REYNAND

Bagas Drible🤾
Gue ada 2 motor, siapa tau ada yang mau pakek 1 metic. Di apart Begawan.
21:50

Queen Kanaya
Yaudah siapain Gas. Kurang 4 motor lagi.
21:51

Ada tetesan air yang jatuh dari dambut basah Rey ke lengan nya. Naya melirik suaminya yang masih fokus membaca chat di ponsel nya.

Pip!

Naya mematikan ponsel nya dan fokus melihat ke arah suaminya.

"Dasar kepo!" Rey mendengus sebal.

"Eh! Mas, embb"

"Apa?"

"Anu, aduh! gimana ya cara ngomong nya?" Naya menggaruk tengkuk nya secara tidak sadar.

"Kenapa? kamu juga pengen di puasin?" Naya melotot mendengar penuturan suaminya.

"Sembarangan!" Naya memukul paha Rey.

KANAYA [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang