PART 14

32.7K 524 50
                                        

Masihh seger matanya, jadi lanjutttt






Jangan lupa bintang nyaaaa 😡




🦋🦋🦋

Setelah menempuh waktu 30 menit perjalanan karena macet, Naya dan teman-teman nya sampai ke coffee shop tujuan.

"Kak, ada buku menu nya?"

"Ada kak, silahkan"

"Boleh tolong sekalian tulis pesanan kita?"

"Baik kak" Waiters mengikuti ke tempat duduk mereka.

"Aku caramel machiato, terus tiramishu nya 1" setelah memesan Naya mengeluarkan Macbook dan iPhone dari dalam tas.

Pak Reynand is calling...

"Eh, gue angkat telfon dulu ya" Naya menjauh dari teman-teman nya.

"Kenapa wa aku nggak di bales?"

"Assalamu'alaikum" terdengar hembusan nafas kasar di ujung telfon.

"Waalaikum salam"

"Tadi udah mau otw ke caffe"

"Kamu lagi di caffe mana?"

"Caffe kamu"

"Hah?"

"Iya ini lagi pada ngerjain di sini, Mas lagi dimana?"

"Mas lagi cek lokasi kost. Bentar lagi mau kesana"

"Hah? ngapain?"

"Lah emang nya kenapa?"

"Kan ada temen-temenku"

"Cuma mau cek laporan keuangan minggu ini"

"Ohh, yaudah" Naya berfikir, "Mas, jangan dulu bilang kalo kita nikah ya"

"Kenapa?"

"Plisss" Rey menghembuskan nafas kasar.

"Yaudah" Rey mematikan telfon nya.

🦋🦋🦋

Setelah Naya kembali, teman-temannya sudah selesai memesan. Dan mereka mulai berdiskusi. Hanya butuh waktu 30 menit untuk mereka menyelesaikan laporan.

"Akhirnya kelar jugaaa"

"Wah. Hari sabtu yang produktif"

Makanan dan minuman mereka sudah pada datang.

"Main game yuk"

"Yok"

"Thruth or dare!" Bagas.

"Ogah gue, permainan kampung! Males" saut Naya.

"Yeee ngomong aja lo cemen"

"Bodo"

Mereka tengah asik berbincang satu sama lain, terkadang diselipin gosip dari ratu gosip Lita dan raja fakta Rahmat.

"Itu pak Rey nggak sih?" Arin berbisik sambil menunjuk dengan dagunya.

"Eh, iya bukan?"

"Kayak nya iya deh, duh senang nya bisa cuci mata"

"Pak Rey jadi keliatan seumuran kita kalo pakek baju gitu" Rey memakai kaos polos berwarna putih dan celana pendek berwarna krem.

Naya hanya ikut menatap ke arah Rey, yang sedang berbicara ke kasir. Duh gue kok deg-degan.

"Hustt, pura-pura nggak liat aja" suruh Lita.

KANAYA [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang