"Haechan-ah! Cepat turun sayang!" Teriak Taeyong, menyuruh Haechan untuk cepat, agar mereka bisa cepat sarapan bersama.
"Ne! Haechan sedang dalam perjalanan! Tunggu ya para penggemar setia Haechan!" Balas Haechan yang juga teriak.
Haechan segera mengambil tas-nya dan turun, menuju ruang makan.
"Selamat pagi semua-nya! Haechan yang sangat cantik, manis dan sangat hot, yang hot-nya melebihi matahari pun datang!" Sapa Haechan dengan nada tinggi-nya, lalu bergegas duduk di samping Mark.
Sudah menjadi kebiasaan setiap harinya untuk Haechan berkata seperti ini, dan selalu mengambil duduk di sebelah Mark.
Mereka semua pun mulai makan dengan hikmat. Di mulai dari Haechan, Mark, Jeno, Jaemin, Taeyong dan Jaehyun pun tidak ada niatan untuk membuka suara mereka sampai habis.
Setelah makan, mereka pun segera bubar dan kembali menuju aktivitas mereka masing-masing.
Haechan juga segera keluar dari kediaman Jung's, menunggu Sungchan menjemput dirinya.
*Grep* pergelangan tangan Haechan di pegang secara tiba-tiba, dia juga di tarik oleh orang itu menuju bagasi milik keluarga Jung's.
"Yak! Oppa mau apa?! Kenapa membawa Haechan ke sini?" Tanya Haechan bingung akan tingkah Mark.
"Naik-lah. Kita berangkat bersama." Ucap Mark, menawarkan tumpangan untuk Haechan.
Haechan memincing curiga. "Apakah makanan yang aku buat tadi malam tidak enak, atau bahkan keracunan?" Gumam Haechan, seraya berpose sedang berfikir.
"Tidak! Makanan-mu sangat enak, tidak ada yang aneh dan tidak membuat-ku keracunan. Memang-nya kenapa?" Tanya balik Mark.
"Kenapa tingkah Oppa jadi aneh di pagi hari ini? Oppa yang biasanya membenci kehadiran plus diri-ku, sempat ingin pergi dari rumah ini karena adanya diriku, tiba-tiba menawarkan-ku untuk berangkat bersama? Hell! Mimpi apa aku semalam?!" Ujar Haechan yang masih tidak percaya dengan ini semua.
"Mau tidak? Kalah tidak mau ya sudah! Aku---"
"Andwe! Aniya! Aku mau!" Potong Haechan dengan cepat, dan langsung masuk ke dalam mobil Mark.
Mark terkekeh melihat respon Haechan, ia segera mengikuti Haechan untuk masuk ke dalam mobil.
Di dalam mobil, Mark langsung menjalankan mobilnya, meninggalkan perkarangan rumah Jung's menuju sekolah.
"Telpon siapa?" Tanya Mark, yang tidak menatap Haechan karena dirinya yang sedang menyetir.
"Sungchan." Sahut Haechan.
"Untuk apa?" Tanya Mark.
"Tentu saja untuk memberitahu-nya kalau aku tidak bisa berangkat bersama-nya." Jawab Haechan.
"Ah kau ada rencana berangkat bersama?" Tanya Mark yang pura-pura tidak tau akan hal ini.
"Iya, tadi-nya Sungchan ingin menjemput-ku. Tapi tidak apa-apa." Ujar Haechan.
"Tidak apa-apa?" Tanya Mark bingung.
"Karena aku berangkat bersama Oppa. Jadi, tidak apa-apa kalau tidak berangkat bersama Oppa." Jelas Haechan.
"Tap--"
"Oppa diam dulu ya. Aku mau telepon Sungchan." Pinta Haechan.
Hallo Chan? Apakah kau sudah berangkat?
Belum, ini baru mau On The Way rumah kamu.
Cha maaf, aku tidak bisa berangkat bareng diri-mu hari ini. Aku jalan sama Mark Oppa karena Taeyong Eomma menyuruh kami untuk berangkat bersama.
KAMU SEDANG MEMBACA
ICE & SUN - MARKHYUCK
FanfictionCERITA INI KHUSUS UNTUK MARKHYUCK SHIPPER! APABILA KALIAN TIDAK MENYUKAI SHIPPER INI? DIHARAPKAN UNTUK TIDAK BACA CERITA INI! TAPI JIKA KALIAN MEMAKSA UNTUK MEMBACA CERITA INI? JANGAN BERKOMENTAR NEGATIVE DI KOLOM KOMENTAR / DI KEHIDUPAN PRIBADI PA...
