" ayo kita kerjain dia, lakuin apapun yang kalian mau biar dia ga betah disini okey?"
" Jisu, kamar kamu di depan kamar nya Sunoo ya"
"Iya tante"
"Yaudah taroh dulu aja tasnya ke kamar"
Jisu mengangguk, lalu ia berdiri dari sofa dan ia membawa tasnya untuk di taruh di kamarnya.
Ia berjalan menuju ke kamar nya yang berada diatas.
"Ekhem.."
Tbtb ada yang berdiri tepat di depan pintu kamar nya Jisu.
" Maaf gw mau masuk" kata Jisu datar tanpa melihat kearahnya.
" Ouh , sorry juga. Silahkan.." katanya sambil membuka kan pintu kamar Jisu.
"Makasih"
Jisu masuk ke dalam kamarnya, tapi saat ia akan melangkahkan kakinya, ia tersandung sampai jatuh tersungkur ke lantai.
"Ahk-"
Ternyata itu ulah lelaki yang tadi berdiri di depan pintu kamar Jisu , ia sengaja menendang kaki Jisu saat Jisu lewat. Lelaki itu hanya tersenyum puas, saat Jisu sedang berusaha untuk berdiri.
" Sunoo liat aja lo nanti.." gumam Jisu pelan, saat ia mendengar suara langkah kaki Sunoo yang sudah menjauh.
Jisu berdiri lalu ia menutup pintu kamarnya. Tapi saat ia sudah menutup pintu kamarnya rapat rapat, ia kembali di kagetkan oleh satu orang yang tidak tau kapan datangnya.
" Jungwon?! Ngapain lo disini ?" Tanya Jisu
Yang ditanya hanya mengeluarkan senyum khasnya.
Tbtb ia membalikan posisinya dengan posisi Jisu, lalu Jisu di dorong ke tembok.
Cklek.
Terdengar suara pintu terkunci dari luar. Wajah Jisu berubah langsung, ia panik.
"Yasss! Keren Nik!" Kata Sunoo saat melihat Niki mengunci pintu kamarnya Jisu dari luar.
" Jungwon?! , Gw laporin ya ke Tante Sowon!" ancam Jisu.
" Heh!" Tbtb Jungwon memukul tembok tepat di sebelah wajah Jisu
" Kalo lo lapor bunda, gw bakal bikin hidup lo disini kaya di neraka"
"Mau?"
"Ga takut wleee...."
" TANTEEEEEE! JUNG-" Jungwon mencoba menutup mulutnya Jisu.
- -
Makan malam pertama Jisu di rumah ini. Ia ikut makan di meja makan yang besar dengan keluarga Sowon.
3 lelaki di hadapannya melihat ke arah Jisu dengan tatapan yang sangat tajam.
Mereka kena marah ayahnya gegara gangguin Jisu tadi siang.
" Awas aja kalian, bikin Jisu ga betah disini " sahut Sowon.
" Iya bun.."
" Tante, Jisu udah dulu makannya" kata Jisu.
" Eh? Sedikit amat , yang banyak makan nya"
"Udah kenyang tante, Jisu mau ke kamar mau terusin nulis"
"Ouh iya deh, tapi jangan sampai gadang loh ga baik"
"Iya tante Jisu ke kamar ya"
"Kunci kamarnya jangan lupa"
Jisu mengangguk lalu berdiri dan berjalan ke atas.
'Awas aja lo masih ada banyak keseruan yang bakal kita suguhkan buat lo ' batin Jungwon.
- -
" Hah, tatapannya serem banget kek mau nerkam" kata Jisu yang sudah sampai di kamarnya.
" Oiyah gw belom kabarin Jay nih"
Jay<3
Eum Jay, aku tidur sekarang ya?
Syanggg yaampun , kamu kemana aja
Bru abis beres makan hhe
Tdi siang kamu kemana?
Aku.., ada tadi baru sampe di rumah tante
Ouh, jadi?
Iyaa
Yaudah tdur gih, udah malem juga
Awas aja kalo aku liat kamu masih on.
Iyaaiyaa
Sweet dream sayanggg<3
U too<3
Read.
"Hah, gw harus matiin data nih" Jisu langsung mematikan data Internet nya, dan ia langsung mengambil buku tugas yang di berikan oleh tantenya.
"Banyak banget pusing.."
Saat Jisu akan mulai menulis, Jisu tbtb kebelet.
Diluar, gaada siapa siapa, mungkin pada kamar kecuali Tante Sowon sama om Namjoon yang emang udah sering ngobrol di teras depan rumanya.
" Hah lega.."
Saat Jisu baru keluar kamar mandi, ada Sunoo yang seperti sedang mengintai Jisu , tak lama ia masuk ke kamar adiknya yg berada di bawah.
"Gajelas.."
Helo,are you reading today?
KAMU SEDANG MEMBACA
COUSIN
FanfictionEnhypen maknae line. "kaya di mata mata in gw disini.." " Ha?, gimana ngomong nya sama ayah nanti.." " Boleh ga si gw mati aja sekalian.." " Jailnya kebangetan.." Warn⚠
