Annyeong👋
Sorry up nya telat😅
Jangan lupa cerita ini di share ke teman-teman kalian👍
Klo ada typo, tolong di tandai aja ya:)
Enjoy😘
÷÷÷
.
.
.
"Think before you speak"
.
.
.
Seorang gadis tengah berjalan menelusuri lorong-lorong rumah sakit sembari menunduk pada ponsel nya. Gadis itu sedang mencari nomor seseorang untuk dapat ia hubungi.
Jempol nya sudah siap ingin menekan nomor itu, tetapi suara seseorang dari salah satu ruangan yang ia lewati berhasil menarik perhatiannya.
Tanpa berpikir panjang gadis itu mengintip dari balik pintu ruang rawat inap yang tidak tertutup dengan benar. Kedua bola mata gadis itu membesar ketika mengetahui siapa yang baru saja ia lihat di dalam sana.
Rasa ingin tahu Keyla tiba-tiba saja muncul, bukan nya pergi dan mengabaikan nya, ia memilih tetap pada posisi nya untuk menguping pembicaraan mereka.
"Satu hal yang ga gue mengerti, kenapa lo pengan banget gabung sama Elang?."
What???
Ponsel yang sedari tadi ada di genggaman Keyla mendadak merosot begitu saja dari tangan nya.
Prangggg
Suara yang di hasilkan ponsel itu bukan main. Keyla merutuki diri nya, dengan buru-buru ia memungut kembali ponsel nya lalu berusaha pergi secepat mungkin dari sini.
Anggap saja hari ini adalah hari sial Keyla, baru saja ia berbalik untuk pergi, lengan kiri nya sudah di cekal oleh seseorang. Orang itu menarik lengan Keyla membuat tubuh nya mau tidak mau harus berbalik menghadap pada orang itu.
"Siapa lo?"
Dengan perlahan Keyla mendongak manatap orang yang ada di hadapan nya.
"Keyla?"
👊
Seperti polisi tengah mengintrogasi seorang penjahat, kini Keyla di tatap dengan intens oleh mereka semua.
Daniel melipat kedua tangan nya di depan dada "kenapa lo nguping kita, hah? Belum puas lo beberin semua nya ke Aletta?" Seru cowok itu membuat Keyla menatap tajam pada nya.
"Heh ,,, Gue nggak nguping, sorry-sorry aja nih" ujar Keyla berusaha membela diri nya.
"Nggak nguping tapi lari" Zyan berucap sembari bersandar pada salah satu dinding dengan kedua tangan di simpan di kedua sisi saku celana nya.
Keyla tidak lagi menyahut, ia memilih untuk melihat keadaan ponsel nya setelah menghantam lantai dengan kuat.
"Aishh" gerutu Keyla ketika ponsel nya sudah tidak bisa lagi menyala.
Arkan dan Aletta melirik datar pada Keyla "informasi apa lagi yang lo butuhin buat balasin dendam lo ke kita?" Tanya Arkan secara tiba-tiba yang mengundang lirikan singkat dari Aletta.
Keyla menghentikan aktivitas nya, lalu melihat pada Arkan dari ekor mata nya "berhenti nempatin diri kalian di posisi seorang korban!."
Mata Aletta beralih pada Keyla, seperti nya ada sesuatu diantara Keyla dan gang Elang. Sorot mata gadis itu seperti tengah menatap seorang musuh pada Arkan. Aletta tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aletta Story [END]
Novela JuvenilAletta V, gadis yang menyandang gelar 'Dewi Pencabut Nyawa'. Gelar itu sudah melekat pada diri nya semenjak ia menduduki bangku SMP. Tak seorang pun yang berani mendekat untuk menjadi teman Aletta. Sedangkan gadis pemilik tatapan dingin itu pun, jug...
![Aletta Story [END]](https://img.wattpad.com/cover/257785786-64-k144669.jpg)