Hello everyone🤗
Gimana kabar nya? Semoga dalam keadaan baik ya.
Nggak kerasa udah mau habis aja bulan januari 2023 nih, cepat banget ya hehe...
Dan aku masih gini-gini aja:)
Jangan lupa share cerita ini ke teman-teman nya🙏
Kalau ada typo, tolong tandai aja😉
Enjoy😘
÷÷÷
.
.
.
"Dunia ini terlalu kecil ternyata!."
.
.
.
Langkah kaki seseorang berhenti di depan pintu kamar yang kini tertutup rapat. Cukup lama terdiam, suara ketukan mulai terdengar pelan. Ganggang pintu yang digin itu di sentuh, namun tak kunjung di tarik.
Helaan napas terdengar sayup-sayup di telinga. Kejadian sore ini membuat rasa penyesalan dalam diri manusia saat dimana Aletta harus membentak Alea.
Aletta berharap jika Alea tidak marah pada nya.
Cklik.
Pintu terbuka, Aletta hanya diam di tempat menatap lurus kearah ranjang yang kini di tempati seorang gadis di dalam balutan selimut tebal. Ternyata Alea sudah tidur.
Lama terdiam di sana, akhirnya Aletta memutuskan untuk kembali menutup kamar Alea.
Ketika Aletta berbalik, Victor sudah berdiri menatap dingin pada nya. Laki-laki dengan baju tidur itu menyimpan kedua tangan di dalam saku celana nya tanpa melepaskan pandangan dingin dari Aletta.
"Kenapa jam segini baru pulang?." Aletta melirik jam dinding yang menyatakan pukul 00.30.
Victor memajukan wajahnya, bau anyir yang menyengat dari tubuh gadis itu membuat Victor mengerutkan kening. Aletta mundur selangkah saat itu juga.
"Habis ngapain kamu?."
"Bukan urusan Daddy." Gadis itu berniat untuk pergi namun lengan nya di cekal Victor.
"Jangan bilang kamu berkelahi lagi?."
Aletta menghempas cekalan Victor, menatap dingin pria paruhbaya itu "Don't mind me. Just take care of Alea, I don't need your false attention!."
👊
Kicauan burung terdengar saling bertautan. Pagi sudah datang, namun matahari tak kunjung muncul. Udara pagi yang sejuk membuat gadis yang masih terlelap itu menarik lagi selimut nya.
Tok...tok..tok.
"Non Aletta! Bangun! Nanti kesiangan non!."
Sayup-sayup terdengar, Aletta menggeliat dalam tidur nya. Mata gadis itu secara perlahan terbuka, dan beberapa kali mengerjap, menyesuaikam cahaya yang masuk ke dalam mata nya.
Tangan kanan Aletta meraba-raba kasur di sisi kanan nya, mencari benda pipih hitam. Mendapatkan benda yang ia cari, Aletta menyalakan dan betapa terkejutnya gadis itu hingga membuat diri nya terloncat duduk.
"Sial. Kesiangan!."
Aletta langsung bangkit dari tidurnya, dan melangkah cepat kedalam kamar mandi. Tak membutuhkan waktu lama, gadis itu sudah siap dengan seragam nya.
Langkah terburu-buru terdengar menuruni anak tangga. Ia melewati meja makan yang kini sudah di tempati oleh Victor dan Aulya.
"Aletta! Nggak sarapat dulu sayang?."
KAMU SEDANG MEMBACA
Aletta Story [END]
Fiksi RemajaAletta V, gadis yang menyandang gelar 'Dewi Pencabut Nyawa'. Gelar itu sudah melekat pada diri nya semenjak ia menduduki bangku SMP. Tak seorang pun yang berani mendekat untuk menjadi teman Aletta. Sedangkan gadis pemilik tatapan dingin itu pun, jug...
![Aletta Story [END]](https://img.wattpad.com/cover/257785786-64-k144669.jpg)