BLURB :
Rembulan Adoralais menjalani kehidupan sekolah dengan damai dan menyenangkan.
Sampai Rembulan bertemu "Dia" serta terdengarnya berita bahwa Atlet Kembar Voli yaitu Guadiana Twins pindah ke SMA Airlangga, yang menggeparkan seluruh sekolah.
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Istirahat pertama Bulan dan teman - temannya memilih menghabiskan waktu di area hutan mini sekolah sambil menikmati sosis solo buatan Bulan dan Ursa.
Mereka tidak menyangka jika Bumi diperbolehkan sehari tinggal di kelas mereka. Bagi Tania merupakan rezeki nomplok bisa lebih dekat dengan cowok es seperti Bumi.
" Bumi itu cool ya dingin - dingin gitu badan macho muka babyface." puji Tania
" masih gantengan gue." balas Reno merebut sosis solo punya Ursa.
" lo ngapain ngerebut milik gue ha, noh kalau mau, bayar " Ursa menunjuk sekotak sosis solo dengan dagunya.
" eh, tapi Bumi nggak sekolah juga nggak papa, lagian dia belum punya kelas, daripada bengong di sekolah."
" mirror please, siapa dulu yang nangis - nangis di ruang kepsek buat masuk sekolah." Tania menunjukkan cermin kecilnya ke Reno
" kalau gue nggak ikut tes lanjutan, karena gue punya ADD dan diancam papa gue lama nggak sekolah mana gue mau ngelakuin itu."
" bokap lo, nggak tau kalau lo lagi di assesmen lanjutan?" Bulan penasaran.
" dia nggak percaya kalau gue punya hambatan."
" perasaan lo normal - normal aja. "
" gue nggak bisa fokus Ursa, kam gue punya ADD, tapi kalau lihat cewek sih enggak."
" widihhh. Yang ada tuh cewek jauh - jauh dari lo." cibir Ursa
" terus bokap lo gimana, tau lo nggak sekolah dua minggu?" Lanjut Ursa si gadis albino.
" ngamuk dia, datang kesekolah nemuin kepsek yang ada gue sampai sekarang terapi buat sembuh."
" sabar ya ren."
" emm. Abang selalu sabar kok non Nia"
" udah ahh, kok jadi mellow mending lanjutin cerita absurd lainnya."
🌕🌕🌕
" Bum, lo nggak mau bilang makasih gitu ke Bulan?" Bumi menggeleng.
" Lo masih inget kan terapin, tiga kata ajaib salah satunya makasih."
" kalau nggak ada Bulan yang nemuin alat itu, Lo nggak bisa ke rumah."
" sana beliin coklat kek apa gitu, buat thanksgiving biar merasa dihargai. She's your lifesaver." Usir Bintang dengan isyarat tangan.
Bumi yang mendapat wejangan dan tanda dari Bintang, langsung berdiri menuruti perintah Bintang.
Seusai membeli sebuah coklat dan segelas bubble tea Bumi mencari Bulan untuk berterimakasih, tempat pertama yang ia kunjungi adalah kantin, tapi sosok Bulan tidak ada kemudian menuju koperasi siswa, taman baca, dan area kolam tidak ada sampai ia sampai di area hutan mini sekolah, Bumi menyipitkan matanya ketika menemukan sosok gadis mirip dengan Bulan, dan tidak salah lagi ternyata gadis itu adalah Bulan.