Happy reading~
Terlihat seorang gadis cantik, rambutnya di ikat rapi sedang menyiram tanaman di halaman depan rumah nya
"Selamat pagi (Name)!" Sapa seorang nenek yang sedang berkeliling komplek
"Selamat pagi juga nek" (Name) tersenyum hangat kepada nenek itu, nenek itu membalas lalu pergi
"(NAME)!!" Teriak seorang wanita memanggil nya dari dalam rumah membuat dia melihat rumah itu datar
"Iya, ma!" (Name) memasuki rumah, ia melihat Mama nya itu sudah siap - siap ingin pergi ke arisan
"Mau ke arisan, hm?" Tanya (Name) di balas anggukan oleh mamanya
"Iya, kamu jaga rumah ye? Mama nak Arisan kejap ngan Makcik sini, tak lama" (Name) menarik tangan mamanya untuk salam
"Oh ye! Bersihkan halaman belakang juga ye~ Assalamualaikum"
"Hm... Waalaikum salam" (Name) mengunci pintu dan keluar lewat pintu belakang taman yang ingin ia bersihkan
(Name) pun mengambil sapu lalu menuju ke pohon namun ada satu hal yang buat ia terkejut
"What the-" Banyak Daun yang berjatuhan itu wajar tapi kenapa daunnya..... Rupanya bermacam - macam?
Padahal ni pohon daunnya cuma satu rupa, terus di Malaysia kan gak ada musim gugur
"Ini mama punya dendam apa lah sama aku? Apa karena kemarin aku ni ninggalin Tupperwarenya di taman?" Ucap (Name) yang menggaruk kepalanya
"Tahlah... Bersihkan ni dulu" (Name) pun menyapu daun yang di bawah pohon itu
Setelah beberapa menit...
.
.
"Ni daun kagak ada habisnya ya..." Protes (Name) padahal tadi udah beres kenapa di sebelah sisi kanan ada lagi?
"Huft...." (Name) bersandar di pohon karena kelelahan mana mamanya pergi lagi
"Dahlah.... Dapet karma" ucap (Name), ia memutuskan untuk istirahat dulu. Ia memejamkan matanya
Tapi beberapa menit kemudian terdengar suara yang jatuh dari langit, ternyata itu adalah Kapal angkasa jatuh dapat terdengar oleh (Name) karena pendengaran nya yang tajam
(Name) pun membuka matanya dan melihat sisi balik pohon, kapal angkasa kecil terjatuh membuat dia melihat nya terkejut dan langsung bergegas ke sana
Kapal itu terjatuh di tempat yang lumayan jauh dan sepi jadi tak ada yang menyadari hal itu kec. (Name) lagi pula hari ini hari sekolah sedangkan ia kebetulan libur karena kepala sekolah mengadakan pertemuan dengan guru
(Name) sampai di tempat jatuhnya kapal angkasa, kapal angkasa itu terbakar dan terlihat seorang Pria remaja dengan robot bulat
"Hei! Kau tak apa?" Kata (Name) yang berusaha membangunkan pemuda itu
"Ukh!" Rintih robot bulat itu yang terbangun (Name) pun melihat nya
"Kau...." Robot itu melihat (Name) terkejut
"Siapa kau?!" (Name) dan robot itu saling menunjuk satu sama lain
"Hish...." Pria itu berdiri dan melihat (Name) dengan Power sfera nya yang saling menunjuk
"Kau siapa?" Tanya pria itu yang waspada
"Aku (Name) Durven" jawab (Name) dengan tenang menurunkan tangan nya
"Kau sendiri?" Pria itu melihat nya dengan wajah datar
"Aku Hendrik, Hendrik Carson" Kata Hendrik yang melihat (Name), (Name) melihat Hendrik dari atas ke bawah, lalu ke kapal angkasa yang rusak
KAMU SEDANG MEMBACA
How Dare The Sun [ END ]
FantasyKebenaran yang tiada akhirnya belum terungkap Namun aku lalai Dan menjadi akhir kisah buruk bagi aku dan mereka Tapi Aku yakin di akhir cerita hidup ini, Ada kebahagiaan yang Tuhan kasih untuk ku walaupun tidak seperti yang ku inginkan Warning...
![How Dare The Sun [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/250880376-64-k866565.jpg)