now playing : Locked away (slow version)
"kamu itu istimewa,lebih dari apa yang mereka bilang"
****
Bel istirahat baru saja berbunyi membuat Kalyna dan kawan-kawan nya berhamburan keluar kelas. Kalyna mengajak teman-teman nya untuk makan di kantin karena mereka tidak membawa bekal. Jadi mereka memutuskan pergi ke kantin untuk memanjakan perut mereka.
"Eh lynn,Devin tuh. Samperin sana buruan!" Ujar Shea sembari menyikut lengan Kalyna. Kalyna justru malah diam di tempat sembari menatap Devin yang sedang duduk sendiri dan fokus memakan makanan nya. "Ih malah bengong, buruan Lynn. Nanti keburu dia balik ke kelas nya." lanjut Zira. Akhirnya Kalyna pun memberanikan diri untuk menghampiri Devin.
Kalyna duduk disebelah Devin namun Devin tidak menghiraukan nya,entak karena dia tidak sadar ada Kalyna disebelah nya atau tidak peduli dan Pura-pura tidak tahu bahwa ada Kalyna disebelah nya.
"Hai" sapa Kalyna dengan senyuman ramah. ia akhirnya memberanikan diri untuk menyapa Devin,karena jika tidak maka dia akan sia-sia duduk disebelah nya. Namun setelah Kalyna memberanikan diri untuk menyapa nya,Devin justru malah diam dan tidak menghiraukan nya. Namun Kalyna masih tersenyum ramah pada Devin.
"Makan apa?" tanya Kalyna dengan lembut,lalu Devin menoleh dan menatap Kalyna sejenak.
"Nasi goreng." Jawab Devin dengan nada ketus.
Braak!
"Haloo idiot! Masih disini aja,belum pindah juga lo?" Ujar Azof setelah menggebrak meja yang ditempati Devin.
"Ini tuh sekolah orang normal vin! Lo tuh idiott,tempat lo bukan disinii!" Lanjut nya dengan nada membentak. Devin hanya diam sembari merunduk ia tidak menghiraukan Azof sama sekali. Kalyna ditarik oleh Shea dan Azira saat Azof datang,namun Kalyna tidak tega melihat Devin diperlakukan seperti itu.
"Brengsek! Nyuekin gue lo?" Tanya Azof dengan raut wajah yang terlihat kesal. Azof tersenyum miring lalu mengambil sepiring nasi goreng milik Devin dan melemparkan isi nya tepat pada tubuh Devin.
Plaaaak!
telapak tangan Kalyna jatuh tepat di pipi Azof membuat ia meringis kesakitan.
"Keterlaluan lo Zof! Jahat banget lo ya? Minta maaf ke Devin sekarang juga!" Kalyna membentak Azof. Azof terkekeh sembari melirik tajam ke arah Devin.
"Minta maaf? Ke dia? OGAH!" jawab Azof. "Gitu doang lemah,backing-an nya cewek lagi. Malu Vin! Lo juga ngapain sih ngebelain orang kaya dia? Nanti ketularan bego baru tahu rasa lo." ujar Azof lalu langsung pergi dari kantin.
Kalyna langsung mengalihkan pandangan nya pada Devin yang kini sedang memukul-mukul kepala nya. Kalyna langsung menarik tangan Devin dan merengkuh nya dengan hangat. Kalyna menuntun tangan Devin menuju lorong dekat toilet sekolah.
"Bo-bodoh. Devin b-bodoh! Devin lemah." Devin terus terusan memukul kepala nya dengan kencang. Kalyna menatap Devin dengan hangat,ada kenangan yang terbesit dalam benak Kalyna. Kalyna pun langsung menarik lengan Devin dan menggenggam nya agar Devin berhenti memukuli kepala nya. Kalyna mengelus lembut punggung tangan Devin.
"Udah ya,nggak boleh pukul-pukul lagi. Nanti kepala Devin sakit" Ujar Kalyna dengan hangat sembari membersihkan nasi yang ada di baju Devin. Devin menatap Kalyna sendu karena Kalyna selalu memperlakukan nya dengan baik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Different World
Novela JuvenilMengisahkan tentang seorang perempuan bernama Kalyna Humeera yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia. Hidup berdampingan dengan seseorang yang memiliki keterbelakangan mental membuat Kalyna terbiasa memiliki perasaan untuk selalu melindungi o...
