now playing : we fell in love in october- Girl in red
"Aku nggak akan pernah pergi Lynn"
****
Kedatangan Gara kembali memberi warna di hidup Kalyna. Kalyna benar-benar merindukan Gara. Kini mereka sedang menikmati waktu bersama di kantin. Teman-teman Gara pun ikut senang dengan kedatangan Gara kembali,ia langsung disambut oleh pelukan hangat dari teman-teman nya.
"Welcome back bro! Semoga lo masih nyaman ya disini." Ujar Zidan salah satu teman Gara. Gara langsung terkekeh mendengarnya.
"Dan,kita harus siap-siap liat pemandangan dua bucin ini lagi." Ucapan Rezky membuat Kalyna menoleh dan tersenyum tipis.
"Yaudah kita duluan deh ya Gar. Nikmatin dah uwu uwu nya." Ujar Zidan lalu langsung merangkul Rezky dan menjauh dari meja Kalyna dan Gara.
Kini Gara fokus menatap Kalyna yang sedang meminum lemon tea nya,Gara pun tersenyum melihat nya.
"Kenapa senyum?" Ujar Kalyna yang sok cool padahal aslinya ia sudah salah tingkah ditatap sedalam itu oleh Gara. Gara menggeleng sembari terkekeh.
"lo mau tanya apa Lynn,mulai darimana? Biar gue jelasin semuanya." Ujar Gara lembut sembari mengelus punggung tangan Kalyna.
"Gimana keluarga disana?" Ujar Kalyna sembari tersenyum tipis.
"Mereka semua baik disana,mangkanya gue mutusin buat balik lagi kesini." Gara tersenyum namun ia tidak menyangka Kalyna akan menanyakan itu ia kira Kalyna akan menanyakan kenapa dia menghilang tanpa kabar. "Lo nggak mau tahu kenapa gue ngilang tiba-tiba Lynn?" lanjutnya. Kalyna menggeleng pelan sembari mengaduk-aduk lemon tea nya.
"Yang penting sekarang lo disini Gar,banyak banget yang terjadi sama gue setelah lo pergi. Gue nggak tahu waktu itu gue harus cerita sama siapa. Tapi sekarang lo disini,gue mau-" Ucapan Kalyna belum selesai namun Gara langsung beralih duduk disebelah nya dan memeluk Kalyna sembari mengelus lembut rambutnya.
"It's okey pelan-pelan aja ceritanya ya. Sekarang gue disini,sama lo. Maaf gue nggak ada di saat lo butuh gue waktu itu." Ujar Gara lembut,sembari terus mengelus rambut Kalyna.
"Jangan pergi lagi Gar." Ujar Kalyna menahan tangisnya,karena ia ingat betul luka yang ia alami setelah Gara pergi.
"Aku nggak akan pernah pergi Lynn."
Saat Gara sedang memeluk sembari menenangkan Kalyna,Devin melewati meja mereka,ia sempat terbeku saat meliat Kalyna dipeluk oleh seorang laki-laki yang belum pernah ia lihat. Devin merasa dada nya sesak saat melihat itu. Ia langsung menghampiri mereka dan mendorong Gara menjauh dari Kalyna. Gara pun terdorong dan hampir jatuh dari kursi,sedangkan Kalyna tersentak saat merasakan tangan nya dicekal.
"J-jauh-Jauh dari Lyna!" Ujar Devin dengan nada tinggi. Wajah Devin terlihat marah,tangan nya terus mencekal pergelangan tangan Kalyna. Rezky dan Zidan langsung menghampiri Gara yang terlihat kebingungan dengan kondisi ini.
Kalyna melepas tangan nya dari cekalan Devin dengan lembut. Ia memberi kode pada Gara untuk memberinya waktu bicara dengan Devin. Gara mengangguk lalu Kalyna langsung menarik lengan Devin dengan lembut untuk menjauh.
"Cowo baru nya Kalyna ya?" Tanya Gara dengan senyum kecut ny pada Rezky dan Zidan. Zidan menggeleng.
"Itu Devin,dia agak berbeda. Kalyna sering nolong Devin,kalo dia lagi di bully. Mereka deket sih akhir-akhir ini." Ujar Zidan mencoba menjelaskan pada Gara. Gara mengangguk faham,ia tahu betul mengapa Kalyna melakukan itu semua.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Different World
Teen FictionMengisahkan tentang seorang perempuan bernama Kalyna Humeera yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia. Hidup berdampingan dengan seseorang yang memiliki keterbelakangan mental membuat Kalyna terbiasa memiliki perasaan untuk selalu melindungi o...
