"Jatuh cintalah ketika hujan, maka kamu akan jatuh cinta lebih dalam."
Now Playing : Runtuh-Febry putri
****
Flashback on
Perempuan berambut coklat tua sepunggung kini sedang berdiri di halte bus dekat sekolahnya. Ia berteduh sembari mendengar gemercik hujan yang terdengar menangkan untuknya. Sejak dulu Kalyna selalu suka hujan, gemercik hujan yang menenangkan, angin saat hujan yang meneduhkan. Ia tersenyum simpul melihat air hujan yang turun membasahi jalanan.
Kalyna bahagia ia telah melewati satu semester di Sekolah Menengah Pertama impian nya. Belum lagi Kalyna mendapat prestasi di sekolah ini. Kalyna merasa saat ini hidupnya sempurna, memiliki kedua orang tua yang sangat menyayanginya, selalu mendukungnya, serta Kalyna memiliki kakak yang selalu sayang padanya.
Setelah lumayan lama berdiam di halte menunggu hujan, tiba-tiba datang seorang laki-laki berseragam sama dengan Kalyna berlari ke arah Halte dengan tas yang ia gunakan untuk menutup kepalanya. Ia berdiri di depan Kalyna yang sedang duduk. Lelaki itu menatap Kalyna sembari tersenyum tipis. Kalyna mendongak lalu menatap wajah laki-laki itu. Matanya teduh, sangat meneduhkan, senyum nya hangat. Namun Kalyna langsung membuang pandangan nya.
"Aku boleh neduh disini kan?" tanya lelaki itu sembari terus menatap Kalyna yang kini sedang mengalihkan pandangan nya. Kalyna kembali menoleh.
"Duduk aja, ini kan tempat umum." Jawab Kalyna datar lalu ia bergeser ke bagian kursi paling pinggir.
"Badan aku gak sebesar itu, enggak perlu geser terlalu jauh." Ujar lelaki itu sembari terkekeh lalu ia duduk di kursi halte. Kalyna menoleh dengan ekspresi kikuk nya lalu ia kembali menggeser tubuhnya dan duduk tidak terlalu jauh dari lelaki itu.
Kalyna menjulurkan tangan nya merasakan gemercik hujan yang turun. Ia kembali tersenyum saat tangan nya dibasahi oleh air hujan.
Gara, lelaki itu melihat Kalyna tersenyum saat tangan nya dibasahi hujan.
"Kamu suka hujan?" Tanya Gara yang membuat Kalyna menoleh sembari mengangguk.
"Suka banget."
"Terus kalau kamu suka hujan, ngapain neduh disini?" Tanya Gara lalu ia berdiri dan keluar dari Halte Bus lalu Gara berdiri di tengah hujan.
"Kalau kamu suka, harusnya kamu disini, bukan disana!" Gara sedikit berteriak agar suaranya terdengar oleh Kalyna.
"Hey, kamu ngapain hujan-hujanan? nanti sakit." Jawab Kalyna sedikit berteriak. Namun lelaki itu tetap berdiri dibawah hujan sembari menikmati setiap rintik hujan yang turun.
"Katanya kamu suka hujan, masa masih mikir hujan bakal buat kamu sakit. Kalau kamu suka harusnya kamu bisa nikmatin hal itu tanpa mikir resikonya."
"Kalau kamu mikir hujan bikin kamu sakit, kenapa kamu suka hujan?" Gara kembali ke Halte Bus dan berdiri di samping Kalyna.
"Karena ga selamanya hal yang kita suka, berakhir baik juga untuk kita." jawab Kalyna sembari tersenyum pada Gara.
"Kalau kamu nikmatin suatu hal yang kamu dapat pasti bahagia nya, jangan fikirin sisi negatif nya." Ujar Gara dengan senyum nya lalu menarik lengan Kalyna, Gara berlari ke tengah jalan dan mengajak Kalyna menari ditengah hujan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Different World
Novela JuvenilMengisahkan tentang seorang perempuan bernama Kalyna Humeera yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia. Hidup berdampingan dengan seseorang yang memiliki keterbelakangan mental membuat Kalyna terbiasa memiliki perasaan untuk selalu melindungi o...
