10

2.2K 210 78
                                        

Pict di atas lucu njir (sumber ketemunya di pinterest)

                     ⚠ Warning ⚠
Chap ini sedikit ada hal kejam



Perdebatan antara zoro dan rekan bisnis nya masih saja terjadi, sanji yg duduk di pangkuan zoro hanya diam menyaksikan.

PR (perempuan) beta itu masih saja tersenyum licik, dia tidak tau kalau semua yg terjadi sekarang sedang di rekam.

Merekam semua kejadian dan kejadian di mana pria tua itu menghina sanji, Sanji yg melihat zoro masih debat mulut dengan pria tua itu hanya diam, akhirnya perdebatan itu berhenti karena tiba-tiba saja pintu terbanting.

Di depan pintu terlihat pria paruh baya, pria itu adalah ayah zoro. Ayah zoro sudah melihat apa yang terjadi selama zoro berkerjasama dengan temannya itu

"Zoro maafkan aku karena sudah tertipu oleh pria itu" ucap ayah zoro dan masuk ke ruangan, Sanji yg melihat ada camernya ingin berdiri tapi zoro masih saja menahan sanji, sanji gemes sebenarnya ingin menendang muka zoro yg watados itu. 'ITU ADA AYAH LU BGST LEPAS, GA?!' bisik sanji kepada zoro.

'Tenang saja, ayah tidak akan marah' balas zoro berbisik

'Bukan masalah marah atau egknya, tapi gw malu uwanjing' bisik sanji

Ni bahasa sejoli mulai kasar nih, ah lupakan.

"Tidak papa sanji duduklah aku tidak marah, sekarang kita bicarakan dari awal terjadinya hal ini" ucap ayah zoro dan duduk di kursi cadangan yang di berikan kuina.

Terlihat 2 org mengmiring itu sedang ketakutan, apalagi pr beta itu 'apa yang terjadi?! Kenapa menjadi kacau seperti ini?! Sialan bagaimana kalau kami kehilangan senjata?! Bisa-bisa aku harus hidup di jalanan, egk bgt anjir' batin beta itu yg ugh ingin tak SmackDown mikirin diri sendiri anjir.

Sanji yg melihat perempuan beta itu mukanya pucat, merasa kasihan karena kecantikan nya di sia-sia kan.

"Baiklah yg ku lihat di rekaman kalian menghina dan mencaci maki menantu ku, APA MAKSUD KALIAN MELAKUKAN ITU?! APAKAH KAU TIDAK INGAT DIRIMU YANG DULU SEPERTI APA?! " ok ayah zoro malah marah tentang sanji yg di caci maki, bukan tentang perusahaan yang hampir di tipu oleh pria tua itu.

Ayah zoro menunjuk muka pria itu, pria itu hanya bisa menundukkan pandangannya.

"Ck, kau terserah ingin menipu perusahaan ini, tapi jangan sampai kau menghina keluarga ku dan jangan sampai kau mencemarkan nama baik roronoa" ucap ayah zoro dan kembali duduk di tempat nya semula, tadi ayah zoro terbawa emosi dan tanpa sadar berdiri dan menunjuk muka pria itu.

Zoro yg melihat ayah nya itu, hanya tercengang 'kenapa dari awal aku tidak merekam apa yang terjadi di perusahaan ini?!' batin zoro

Sanji yg merasakan pergerakan zoro, menoleh melihat zoro, sanji bisa membaca pikiran zoro dari muka zoro itu.

'Itu karena kau bodoh' bisik sanji pada zoro.

"Nani?! Aku tidak bodoh,aku hanya tidak kepikiran" elak zoro, sanji terkejut karena zoro malah mengeluarkan suaranya, 'bodoh seharusnya berbisik biasa saja' bisik sanji pada zoro

'Oh' bisik zoro dan APA-APAAN NI MUKA ZORO MAU SANJI, TENDANG MASA 'OH' GITU AJ MANA MUKANYA WATADOS GITU.

'Sialan kau, lihat saja nanti' bisik sanji dan kaki sanji menginjak kaki zoro, ini dunia rasa milik berdua njir.

Zoro tidak merasa sakit saat sanji menginjak kakinya, zoro kembali menatap 2 manusia yang sedang terpojok itu.

"Jadi? Apakah aku bisa memutuskan kontrak kita tuan? " tanya zoro sopan tapi tidak sesopan yg terlihat.

Alpha WatadoskuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang