"Anela" sahut alesha
Nela menoleh
"Kalian bener bener jadi ntar malam ngelabrak?" tanya alesha yang dianggukin nela.
"Gak ada cara lain" ucap nya.
Anela menggelengkan kepala nya.
"Lo kan tau feni kek gimana kalo uda ambil keputusan" ucap nya, kemudian pergi gitu aja.....
Ting......
Pesan masuk.
Ayu.Alasha meraih ponsel nya dan membuka aplikasi whatsapp.
>56
Ayu
Sha gue sama yang lain mau kumpul malam ini, lo mau ikut gak?
Dimana?
✅✅Tempat biasa, feni yang ngajak.
Tapi kok dia gak wa gue?
✅✅Mungkin dia masih marah
Yaudah gue mau ikut,
✅✅Yauda ntar lo dijemput, siap siap aja
Oke
✅✅Whatsapp off
20 menit kemudian
Tring....
Handphone alesha berdering.Alesha meraih nya dan ternyata itu dari fenzo.
"Halo, oh uda didepan?. Yauda aku kedepan sekarang" alasha mematikan saluran telfon nya.
Alesha menghampiri fenzo.
"Hai" sapa nya yang dibalas senyuman manis oleh pria itu."Ini pakai helm nya" fenzo menyerah kan satu helm nya,
Alesha meraih helm itu lalu memakai nya"Ayo naik" ucap fenzo yang diangguki alesha.
15 menit pejalanan akhirnya mereka berdua sampai ketempat tujuan.
Alesha turun dari motor besar nya fenzo.
Fenzo dan alesha menghampiri ayu yang sedang duduk, dan sudah ada dimas, samuel, bryen, fadel,alvin, bela, zerlin dan selin.
"Itu mereka" sahut fadel.
"Hai brader" sapa dimas pada fenzo.
"Feni udah datang?" tanya alesha
"Belum, kaya nya sebentar lagi" jawab ayu.
10 menit kemudian.
Feni datang bersama anela dan menghampiri mereka semua.
feni menatap alesha sebentar lalu kembali beralih menatap kearah depan.
"Gue ngajak kalian ngumpul adalah gue mau kalian bantu gue dan juga nela" feni langsung tudepoint.
"Jadi lo ngajak kita semua untuk kesini tu cuman untuk hal gak penting itu?" ucap samuel.
Feni menatap samuel
"Gak penting? Bisa bisa nya lo bilang ini gak penting. Oh gue tau pasti otak lo uda ke makan kan sama tu orang" ucap nya yang diakhir kata menatap alesha.Alesha hanya diam saja diperlakukan seperti itu oleh feni.
Sepertinya dia tidak perlu ikut campur lagi deh."Kok lo malah nuduh asha sih?" ayu bangkit dari duduk nya dan menatap feni.
"Lo mau ikut ikuttan juga? Mau ngebela dia?"
"Iya emang kenapa kalo gue ngebela sahabat gue sendiri"
Feni tertawa sinis.
"Wah, ternyata ini tujuan lo datang kesini padahal gak diundang. Ternyata lo mau lihat gue di olok olok kan sama temen temen lo" ucap feni kepada alesha."Cukup feni, lo uda keterlaluan tau gak" sambung bela juga.
"Kalian udah dikasih pelet apa sih sama dia sampe sampe kalian nurut banget" ucap feni
"Lo tau gak sih, lo uda melakukan kesalahan besar. Lo pikir setelah lo memperlakukan asha seperti itu kita bakal ikut lo gitu?"
ucap samuel."Dengar ya feni, asha itu gak kayak lo. Dia gak munafik" ucap dimas juga.
"Lagian lo itu gak punya malu ya mengatakan itu sama asha setelah semua yang telah dia lakukan buat lo? Lo inget gak waktu lo pertama masuk sekolah, lo itu dibully sama satu sekolah. Dan siapa yang ngebela lo kalo bukan asha. Lo kabur dari rumah asha rela ngijinin lo numpang dirumah nya tanpa hitung hitungan. Lo kesusahan siapa orang pertama yang maju paling depan untuk bantu lo kalo bukan asha? Dan sekarang bisa bisa nya lo nuduh asha kayak gitu." jelas ayu kesal.
Feni terdiam.
"Dan lagian, gue yang nyuruh asha kemari" sambung ayu.
"Kalo bukan karena asha, lo gak bakal seperti ini dan lo gak akan pernah dianggap disekolah. Ngerti lo" ucap bela.
Feni menghampiri alesha Dengan air mata yang sudah tak bisa dibendung.
"Puas lo, sekarang lo uda puas kan. Gue benci sama lo" ucapnya. Lalu pergi gitu aja."Feni tunggu" alesha berusaha mengejar teman nya itu.
"Sha udah gak usah dikejar" teriak ayu,
namun tak ada jawaban dari alesha....
"Feni" alesha meraih tangan feni.
Feni menghentikan langkah nya.
"Lepasin tangan gue""Gue akan lepasin lo, setelah lo jelasin semua nya"
"Apa lagi yang perlu gue jelasin, semua nya udah jelas kalo gue sangat benci sama lo"
"Pasti lo punya alasan kan?"
"Lo mau tau alasan nya ha"
"Iya gue mau tau"
"Gue suka sama fenzo dan gue gak suka dia dekat sama lo.
Gue iri sama lo. Lo punya banyak teman dekat sama fenzo. Sedangkan gue?
Benar kata bela, kalo bukan karena lo gue bukan siapa siapa. Dan lo tau kenapa gue benci sama lo? Itu karena lo selalu sempurna dan gue benci fakta bahwa lo adalah orang yang selalu bantu gue.sebenarnya gue benci sama lo sejak dulu tapi gue pura pura baik dan deket sama lo supaya gue bisa merebut temen temen lo."Alesha terdiam
"Sekarang lo uda tau kan alasan nya. Mulai sekarang gue bukan lagi teman lo dan kita bukan lagi sahabat. Mulai sekarang gue akan anggap lo sebagai musuh gue. Jadi anggap aja kita gak pernah saling kenal." lanjut feni seraya menghempaskan tangan alesha. Lalu pergi meninggalkan gadis itu.
Saat itu perasaan gue hancur, ternyata orang yang selama ini gue anggap sebagai sahabat bahkan saudara gue tapi dia malah membenci gue dan berteman sama gue hanya karena dia bisa mencapai tujuan nya untuk buat gie hancur.

KAMU SEDANG MEMBACA
Forge Of Dreams
Fantasialesha adalah gadis Yang sangat manis dan pintar. Alesha berasal dari keluarga kalangan bawah dan ia besekolah di SMA yang isinya anak orang kaya semua. Ada beberapa kelompok yang dibedakan disekolah itu. Yaitu: 1.bantuan sosial(beasiswa) ...