{Tersedia di Gramedia}
Calista Shaqueena, gadis yang begitu kuat dan berani. Mempunyai paras cantik tapi selalu menampilkan mimik muka sadis ketika melihat orang yang dibenci. Tujuannya kembali ke tempat lahirnya hanya untuk membalaskan dendam.
Al...
Dan para Rp, kalian bisa seru-seruan di sana : @calistashaqueenaa @alcakrawala_ @andrewcalzeylions_ @drystancalzeylions @kenan.calzeylions @defancalzeylions @shenacutee @reynasylv_ @vionasheinzel Gabung Chanel Telegram : Starsshine. Seru-seruan di sana! Siapa tau mau caper ke Andrew. Tiktok : @Dragonlions36
Mana nih yang nunggu update? Sorry untuk telat update. Aku terserang demam.
Happy reading 💓⚔️ Vote&spam komentar di setiap paragraf🖤
"Monster kejam itu ternyata bisa menangis." -Calista
Ada cerita apa hari iniii?! Sesi curhat di sini❤️ semangat ya! Apapun itu, jangan pernah kehilangan senyuman ya!
Jaga kesehatan. Musim penghujan awas pilek.
Absen pake nama bias kalian dong⚠️
Spam emoticon ♥️ ini dong hehew!
Siapkan tabungan kalian! Mari ketemu Maung versi cetak! Banyak rahasia yang terbongkar disana🔥 Ada maung macho nihhh di nopel mwhhwhw😄⚔️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
****
Mobil Jeep yang dikendarai Andrew melesat cepat membelah jalan raya, dengan iringan empat motor besar yang masing-masing dikendarai Drystan dan para Maung lain. Mereka semua kalut malam ini, suasana jalan terasa sangat mencekam. Andrew terlihat ugal-ugalan menyetir Jeep membuat Drystan langsung berjuang untuk menyalipnya.
"Pikirin keselamatan lo juga, Andrew!" geram Drystan setengah berteriak. Andrew hanya melirik sebentar tak peduli lalu kembali menambah kecepatan Jeep-nya.
"Oalah anjeng babi si Maung bocil," gumam Kenan di atas motor hitam sambil menambah kecepatannya. Motor besar Kenan terlihat paling banyak coretan bucin, stiker alay, seperti jamet yang sering nongkrong di perempatan gang.
Al mendengkus langsung ikut melesat cepat. "Mode Dragon," gumam Al tahu betul kebrutalan Andrew sekarang.
Andrew memarkir asal jeepnya di halaman rumah. Ia keluar buru-buru dengan keringat yang menetes di dahi, rambutnya acak-acakan, sialnya itu malah menambah kesan keren. Andrew mengangkat satu alisnya bertanya-tanya kenapa para bodyguard Mark ada di depan pintu.
"Calista di ruangan mana?!" geram Andrew sambil mencengkram kerah satu bodyguard berbadan besar dan memakai kacamata hitam.
"Ruang anggur bawah tanah, Tuan Muda," jawab Bodyguard.