Tak terasa hari mulai petang,angel dan raga asik mengobrol dan bercerita tentang hal apapun,dari kejauhan terlihat mata elang yang sedari tadi mengawasi mereka,siapa lagi kalo bukan devan yang dingin dan nyebelin,angel tak tau sejak siang tadi devan ada di cafe itu membuat tugas sendiri,angel dengan asiknya mengobrol bareng raga yang bisa dibilang sifatnya dewasa beda dengan devan. Devan membereskan tugasnya dan langsung beranjak pergi dari cafe itu,tak berapa lama angel melihat devan sedang berjalan.
'jumpa dia lagiiii ?' Dengan mata melotot dan syok karena devan.
"Jumpa siapa ?hmm" tanya raga sambil melihat arah mata yang dituju oleh angel.
"Oh ah bukan siapa-siapa kok kak" jawab angel dengan spontan.
Tidak berapa lama devan melangkahkan kakinya ke arah angel dan raga.
"Raga" devan memanggil raga yang kala itu duduk bersama angel.
"Eh van,udah daritadi lo di cafe ini ?" sambut sapaan devan.
"Udah daritadi siang sih,lo nya aja yang gak nampak" jawab devan dengan melirik angel.
Angel pun bertanya-tanya dalam hati kenapa raga bisa kenal sama devan cowok yang super nyebelinnya,kalau dibandingkan dengan devan masih bagus raga.
"Sama siapa lo ?" Tanya devan lagi.
"Kenalin dia adik kelas kita angel namanya"
"Angel kenalin ini devan,pasti kamu tau dong hehe"
Angel dan devan menjabatkan tangannya satu sama lain,tapi kali ini beda tangan angel di kepalnya kuat sampai angel merintih kesakitan.
"Aww..." Rintih angel lalu berpura-pura tak terjadi apa-apa.
"Angel, kenapa ?" Raga yang terheran-heran langsung bertanya.
"Gak apa-apa kok kak,aku balik pulang dulu ya"
Angel pamit pulang dan langsung buru-buru meninggalkan raga dan devan,angel berjalan terburu-buru menuju halte bis,raga pun memanggilkan tapi angel menghiraukannya. Air mata angel tak terbendung lagi,sekarang dia mulai nangis.
'kalau dia benci samaku yaudah kenapa harus dia ada di hadapan aku lagi' sambil mengusap airmatanya yang jatuh.
Di cafe itu devan dan raga masih duduk dan bercerita mengenai kampus,karena mereka berteman satu kampus tapi beda jurusan,devan jurusan agribisnis seperti angel sedangkan devan kedokteran,mereka berteman karena raga dan devan satu club basket di kampusnya,tak heran banyak juga yang mengagumi raga.
"Lo kenal angel dev ?" Tanya raga yang penasaran.
"Angel yang tadi ?oh enggak kenal" tepisnya.
"Lo kok bisa kenal sama dia ?" Tanya devan yang penasaran juga.
"Ooh kemarin jumpa di halte bis,dia lagi neduh hujan sambil nunggu bisnya datang,lalu ditendangnya kaleng kena di kepala gua,terus gua lupa kenalan,pas di mading jumpa sama dia lagi yaudah gua ajak kenalan aja"
"Hati-hati loh jaman sekarang banyak cewek mantrek hahaha" sambil tertawa,devan pun mengingatkan raga.
"Apaan sih lo,gakmungkin lah angel kek begitu,dia udah cantik baik pula anaknya,ceria juga"
Devan yang mendengar raga cerita langsung mendengus.
'cantik darimana' sambil memainkan hpnya.
"A..apa dev ?" Raga langsung bingung apa yang dibicarakan sama devan.
"Eh enggak ,ini teman gua foto gak ada cantik-cantiknya" sambil menscroll hpnya.
"Gua pamit pulang dulu lah ya,udah sore ini" sambil membereskan barang bawaannya,devan dan raga keluar dari cafe itu dan berpencar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku suka kakak kelas
Teen FictionAngel adalah mahasiswi tahun ajaran baru dikampusnya,angel tidak tau bahwa dari kecil dia sudah di jodohkan oleh devan yaitu senior di kampusnya. Kebencian yang dipendam selama ini lama-lama menjadikan mereka sepasang kekasih dan saling mencintai.
