7. Di jemput devan

28 2 0
                                        

Keesokan paginya angel siap-siap bergegas untuk pergi kuliah,tidak lupa angel mengikuti rutinitas paginya dengan mandi dan sarapan. Seperti biasa dirumah angel hanya dengan bibi,mama papanya sudah berangkat pagi sekali karena ada meeting di kantor.

"Mama sama papa udah pergi ya bi ?"

"Sudah non,tadi pagi sekali takut kenak macet" jawab bibi sambil mencuci piring.

"Oh iya non,mama sama papa nitip pesan jangan lupa berangkat sama tuan..tuan,aduh tuan apa ya bibi lupa" mencoba untuk berpikir.

"Devannnnn" jawab angel dengan kesal.

"Nah itu non hehe".

"Malas ah biar aja angel naik bis aja"

"Jangan non ntar mama papa marah"

"Bilang aja angel di jemput teman namanya sarah"

Dengan melahap roti yang ada di mulutnya,angel bergegas pergi ke kamar untuk mencari buku yang terlupa.
Di rumah devan, devan sudah siap-siap untuk berangkat juga karena ada tugas kelompok.

"Pergi dulu mah pah" sambil menyalam kedua orang tuanya.

"Devan jangan lupa jemput angel,tante loli sudah pesan".

"iss mama,suruh dia naik bis saja" dengan nada yang sedikit merengek.

"Yaudah uang jajan kamu mama potong"

"Iya iya devan jemput" berjalan keluar untuk menstater mobilnya.

Mobil yang di kendarain devan kini melaju ke arah rumah angel,tidak berapa lama sampailah devan di depan pagar rumah angel.

'tin...tin ...tin' devan mencoba mengklakson dari dalam mobil.

'mobil siapa sih itu bising sekali pagi-pagi' ucap angel sambil berlari ke bawah.

"Cari siapa tuan ?" Tanya bibi.

"Cari si tuan putri" ucap devan ketus.

Tidak berapa lama angel keluar dari balik pintu.

"Ngapai sih pagi-pagi sudah bising ?"

"Bising lo bilang ?kalau bukan karena mama papa ogah gua jemput lo" jawab devan.

"Masuk lo cepat,gua ada tugas kelompok yang harus diselesaikan"

Masuklah angel ke dalam mobil devan sambil menghentakkan kaki,angel hanya bisa pasrah dengan kedua orang tuanya.

"Pergi dulu bi"
"Iya non hati-hati" dengan menutup pagar pelan-pelan.

Mobil devan melaju sangat kencang sampai angel pun terhuyung-huyung di dalam mobil,tidak tau setan apa yang merasukkinnya.

"Bisa pelan gak sih" pinta angel.

"Gak bisa,diam aja lo" devan menyuruh angel diam.

Sampailah di suatu tempat yang sangat sepi,bahkan angel pun tak tau nama jalannya,bahkan orang yang jalan kaki saja jarang lewat situ.

'mungkin jalan pintas kali ya' angel bertanya-tanya dalam hati.

"Dimana sih kita ?kenapa berhenti disini ?" Angel pun bingung dengan apa yang dilakukan devan.
Devan langsung membukakan pintu angel.

"Keluar lo,gua malas ke kampus sama lo,mending lu naik bis" dengan menarik paksa tangan angel.

"Kenapa gak nuruninnya di halte aja ?kenapa mesti di tempat sunyi begini" sambil melirik sekitar.

"Gak usah manja" ketus devan.

"Kak devan...kak....kak" sambil mengetok kaca mobil dan memohon agar tidak diturunkan disitu.
Tapi devan malah bodoamat dengan aksinya itu,devan langsung tancap gas dan pergi meninggalkan angel yang sendirian.

Aku suka kakak kelasCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang