Iguro Obanai X Reader || Sorry

2.1K 178 8
                                    

Mencintai dalam diam, tiga kata yang mempunyai banyak makna . Beberapa orang pasti pernah merasakan nya

Sakit , sangat sakit mencintai dalam diam . Ingin jujur tapi satu sisi takut karena ketika jujur hubungan akan merenggang

Dan salah satu nya adalah [Name] , gadis yang seorang kisatsukai . Gadis satu ini lolos menjadi kisatsukai 3 tahun lalu , dan sudah dua tahun ia menjadi Tsuguko Pilar ular , Iguro Obanai

Siang hari ini dia mulai latihan , dengan Pilar ular . [Name] latihan dikediaman milik sang pilar

" Sudah cukup " suara khas milik Iguro berhasil membuat [Name] berhenti

" Hai! " Ucap [Name] semangat dengan keringat yang akan turun dari wajah ke leher

[Name] berjalan dan duduk agak jauh dari Pilar ular . [Name] sedang merundung , ' apa aku harus mengungkapkan perasaan ku terhadap Iguro san? ' pikir [Name]

Saat dia sudah akan memutuskan untuk mengungkapkan perasaan nya , semua nya berubah dalam satu hal

" Aku akan pergi makan bersama kanroji , jadi diamlah disini dan jangan pergi " [Name] mengepal kan tangannya keras menahan sedih yang akan turun dengan cara butiran air kecil akan turun

" H - hai " setelah itu [Name] sendiri dengan perasaan campur aduk , entahlah ada rasa kesal , marah , iri , dan kecemburuan yang mendalam

" Pergi saja lah, toh saat Iguro san kembali dia tidak akan mengingat ku . Dia akan hanya mengingat masa romantis nya dengan pilar cinta " bilang [Name] dengan butiran air kecil turun

Dia berlari dengan langkah pelan tapi tidak juga pelan, pulang dengan keadaan berantakan adalah hal biasa baginya

Sudah larut malam tapi sang gadis yang terjatuh hati pada pilar ular bukannya tidur dengan manis malah berdiam diri menatap indah nya bulan . Terdengar suara langkah kaki , tapi gadis ini biarkan saja

Matanya tidak lagi tertuju pada keindahan sang rembulan tapi matanya teralihkan dengan tubuh jangkung sang lelaki

Lelaki itu mendekat dan diam didepan sang gadis . Gadis itu hanya diam menatap lelaki itu dengan tatapan kosong dan mata yang bengkak

" Kenapa kau pulang tanpa seizinku? Kau itu lemah bagaimana jika kau mati di tangan iblis ? " Bilang lelaki itu

" Kalau aku matipun Iguro san tidak akan sedihkan? Lalu mengapa Iguro san perduli kalau aku mati , aku mati pun itu bukanlah urusan Iguro san " terkejut atas pernyataan Tsuguko nya , dia menatap kesal

" Tentu saja aku perduli! Kau itu Tsuguko ku " [Name] hanya diam dan pergi menutup pintu dan membiarkan pilar ular diam

Saat ingin menutup pintu sang gadis berkata

" Iguro san , aku mencintaimu sangat mencintaimu . Maaf kan aku yang egois karena ingin Iguro san mencintaiku juga padahal Iguro san jatuh hati pada pilar cinta

Jujur saja aku cemburu dengannya karena bisa dekat dengan mu , tapi tenang saja ini adalah pertemuan terakhir kita "

Matanya melebar mendengar pernyataan tersebut , Tsuguko nya mencintainya?

Malam itu memang menjadi pertemuan terakhir mereka , [Name] tidak menyesal . Dia tidak akan mengusik hidup sang pilar ular

Sudah berbulan-bulan , prinsip nya yang tidak akan mengingat pilar ular hancur karena mendengar kematian pilar ular

Sedih , sangat sedih . Ia terus menangis , menyesal? Tentu saja menyesal

Memutuskan untuk pergi ke makam sang cinta , [Name] mengelus pelan nisan yang tertulis nama Iguro Obanai

Mengecup pelan nisan tersebut dan tersenyum , tangannya yang mulus mengambil Bunga dan menaruhnya





" Dariku [Name] [Last Name] untuk Pilar ular yang kucintai "








Maap kalo jelek , author tidak bisa membayangkan . Dan imajinasi saya tidak lancar ༎ຶ‿༎ຶ





۪𝐘𝐎𝐔𝐑 𝐇𝐔𝐒𝐁𝐔 𝐎𝐍𝐄𝐒𝐇𝐎𝐎𝐓 [SLOW UPDATE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang