Alyssa menutup buku miliknya, gadis itu langsung beranjak dari meja belajarnya lalu berjalan kearah tempat tidurnya.
Alyssa langsung menyalakan ponselnya yang tidak dia sentuh sama sekali dari tiga jam yang lalu.
Ponsel miliknya langsung di banjiri notifikasi pesan dan telpon dari beberapa orang di kontaknya.
"Kak Hao, tumben sekali"gumam Alyssa melihat notifikasi dari nomor kakak sepupu nya itu.
DRRRT! DRRTTTTT!
"Panjang umur, baru saja di bicarakan orangnya langsung telpon"ucap Alyssa langsung menerima panggilan kakaknya itu.
"Shalom, adek ku yang manis"
"Waalaikumsalam, kakak ku yang jelek"
"Jahatnya, oh kenapa kau lama sekali menerima panggilan dariku?"
"Maaf maaf, aku matikan ponselku tadi supaya tidak ada yang mengganggu saat aku belajar"
"Oh begitu, eh kau sudah makan Cia?"
"Aku sudah makan tadi, tapi sekarang aku merasa lapar"
"Hm, kalau begitu cepat pakai jaketmu, aku akan menjemputmu lalu kita makan bersama di luar, bagaimana?"
"Hehe, kau yang terbaik!! Kalau begitu aku bersiap siap dulu!!"
"Ya ya ya, kalau begitu aku matikan dulu. Sepuluh menit aku sampai, bye bye adek ku"
"Bye bye kak Hao!"
TUT!
Alyssa langsung melompat turun dari tempat tidur menuju lemarinya. Gadis itu langsung mengambil jaket hitam di gantungan dan memakainya.
Alyssa langsung mengambil ponsel dan dompet nya lalu berjalan keluar kamar menuju teras rumahnya.
Gadis itu duduk di kursi sambil memperhatikan keadaan komplek rumahnya yang sudah sepi mungkin hanya ada beberapa orang saja yang berlalu lalang.
TIINN! TIIINNN!
Alyssa langsung beranjak menghampiri Zihao diatas motor nya.
"Kenapa menunggu diluar?"tanya Zihao mengusap rambut Alyssa.
"Hehe, sengaja biar kak Hao gak perlu teriak teriak manggil Cia"ucap Alyssa tersenyum lebar.
"Aduh, gemes banget sih adek kakak satu ini"ucap Zihao mencubit pipi Alyssa gemas.
"Ish, kakak mah kebiasaan!"sahut Alyssa kesal.
"Ayo pergi keburu makin malem nantinya, Cia besok masih harus sekolah"sambung nya."Oke oke, ayo naik"ucap Zihao. Alyssa langsung naik keatas motor Zihao dan memegang hoodie yang dikenakan kakak nya itu.
"Jangan gitu, nanti jatuh loh Ci. Sini, masukin ke saku jaket aja biar tangan nya gak kedinginan"ucap Zihao memasukan tangan Alyssa kedalam saku Hoodie nya.
"Udah siap Ci?"tanya Zihao.
"Ay ay kapten!"sahut Alyssa.
Zihao langsung menjalan kan motornya dengan kecepatan sedang. Di tengah tengah perjalanan Zihao bertanya pada Alyssa.
"Cia mau makan apa?"tanya Zihao melirik adiknya lewat kaca spion.
"Emh, apa aja deh, yang penting gak ada seafood nya"ucap Alyssa.
"Oke oke, kita ke langganan kakak aja"ucap Zihao.
"Oke kak!!"balas Alyssa.
"Pegangan yang erat ya Ci, kakak mau ngebut"ucap Zihao.
"Oke kak!"balas Alyssa. Zihao langsung menambah kecepatan motornya membuat Alyssa memeluk pinggang Zihao lebih erat dari sebelumnya.
🥀🥀🥀
"Ayo turun Ci, udah sampai"ucap Zihao.
Alyssa langsung turun dengan hati hati dari motor yang digunakan Zihao. Zihao langsung membuka helm nya dan menarik ujung lengan jaket Alyssa.
"Kang, Nasi goreng satu, mie goreng satu sama es teh dua"ucap Zihao.
"Siap Mas Hao!"
Zihao langsung melihat kearah Alyssa yang sedang memainkan game di ponsel miliknya.
"Cia main apa sih? Serius banget kayak nya"ucap Zihao penasaran.
Alyssa mendongak dan memperlihatkan permainan yang sedang dia main kan.
"Main cooking Mama, emangnya kak Hao gak pernah mainin ini?"tanya Alyssa kembali melihat layar ponsel di tangan nya."Enggak, emang seru ya Ci?"tanya Zihao.
Alyssa mengangguk dengan semangat dengan senyum lebarnya.
"Banget, kakak bisa masak masak menu baru disini, coba aja deh kak"ucap Alyssa.
"Iya nanti, sekarang kamu aja yang main"ucap Zihao mengelus rambut Alyssa.
"Oke kak!"balas Alyssa memainkan game nya lagi. Zihao hanya memperhatikan adiknya yang sedang memasang wajah serius yang menurutnya terlihat sangat imut.
"Ihhh, gemesin banget sih adek kakak ini?!!"gemas Zihao mencubit kedua pipi chubby Alyssa.
"Kak, jangan ganggu Cia, ihh!!"ucap Alyssa cemberut.
"Hahaha, maaf maaf"sahut Zihao mengelus rambut Alyssa.
"Permisi mas, ini pesanan nya"
"Terima kasih kang"ucap Zihao.
"Sama sama mas Hao, kalau begitu saya permisi ya"
"Cia makan dulu, nanti lanjut lagi main nya"tegur Zihao pada Alyssa yang sibuk dengan ponsel di tangan nya.
"Suapin kak"ucap Alyssa.
"Huh, iya iya, manja banget sih Cia"sahut Zihao menyuapi Alyssa.
"Cuman sekali saja kak, besok besok gak lagi lagi"ucap Alyssa.
"Iya iya, terserah kau saja lah"ucap Zihao pasrah.
"Hehe"
"Tertawa kau"ucap Zihao melayangkan tatapan kesal pada Alyssa.
"Hahahaha, maaf maaf kak"sahut Alyssa tertawa bahagia begitu melihat wajah kesal Zihao.
"Habisnya wajah kak Hao lucu kalau cemberut begitu, hehe"sambung nya."Hei, siapa yang mengajarimu untuk berkata manis seperti itu hah?"tanya Zihao.
"Xinlong"sahut Alyssa.
Dasar He Xinlong, tunggu saja habis kau denganku nanti.
Batin Zihao."Hatchu!"
"Sial, siapa yang membicarakan ku diam diam?"ucap Xinlong mengusap bawah hidungnya. Zeyu yang di sebelahnya menatap bingung pemuda yang berstatus sahabat nya itu.
"Ada apa?"tanya Zeyu bingung.
"Tidak ada, ayo lanjut bermain"sahut Xinlong lanjut memainkan komputer di depan nya.
"Baiklah baiklah"balas Zeyu.
Keduanya lanjut bermain game sampai pukul 2 dini hari.
.. .. .. ..
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐿𝑜𝑣𝑒 𝑜𝑟 𝑅𝑒𝑙𝑖𝑔𝑖𝑜𝑛 ||𝗛𝗲 𝗫𝗶𝗻𝗹𝗼𝗻𝗴
FanfictionSampai kapanpun, aku dan kau tidak akan bisa bersama. Aku yang hamba Allah dan kau yang anak Tuhan, tapi walau begitu, aku akan selalu berada di sisimu sebagai sahabatmu seperti sebelumnya. - Alyssa Shella - Seburuk buruknya diriku, takkan ku rebut...