Saat sudah memasuki mobil, Osamu kira Rintarou akan langsung melajukan mobilnya ternyata tidak.
"panasin mobil dulu bentar" ucapnya lalu sibuk dengan ponselnya
Osamu hanya menjawab dengan anggukan kepalanya. Diam-diam Osamu memperhatikan isi mobil Rintarou. Rapi, bersih dan pastinya wangi. Osamu suka dengan wangi mobil Rintarou. Selain itu, ada sebuah kemeja yang digantung di hand grip jok belakang.
Ada tong sampah kecil, ada permen juga pemantik? Ah, Rintarou merokok ternyata. Selain itu, Osamu juga memperhatikan Rintarou yang kini sedang menyambungkan bluetooth ponselnya ke mobil lalu memutar lagu.
🎵 One Direction — You & I
"nanti arahin jalan ke rumah lu" ucap Rintarou
"oh gak jadi ke tempat Rin?"
"engga lah, ya kali gua bawa lu ke kontrakan malem-malem. becanda aja tadi"
"ohhh"
kok agak kecewa ya — gumam Osamu
Selama perjalanan tak banyak yang dibicarakan oleh mereka. Rintarou lebih banyak diam seperti biasa. Osamu juga sudah lelah dan tak ada tenaga lebih hanya untuk sekedar mengobrol.
"nanti belok kanan ya, Rin" ucap Osamu
"iyaa"
Osamu memalingkan wajahnya menghadap Rintarou. Entah ini efek lelah atau memang Rintarou saat mengemudi memiliki pesona yang luar biasa. Rintarou terlihat keren sekali saat ini di mata Osamu.
"itu yang pager coklat, Rin"
Rintarou pun menghentikan mobilnya tepat di depan pagar rumah Osamu. Pas sekali saat itu ponsel Osamu berdering....
incoming call Mama.......
"kenapa? gak dimarahin kan?" tanya Rintarou
"hmm Rin"
"hmm"
"Rin, kamu kalo nginep aja mau gak?"
"kenapa?"
"ini tadi Mama telfon, Mama bilang kamu nginep aja soalnya ini udah malem banget. kalo pulang bawa mobil sendirian nanti takut kamu ngantuk"
Tanpa sadar Osamu menggunakan kata 'kamu' dan Osamu baru menyadarinya saat.....
"tumben pake kamu" ucap Rintarou, salah fokus
"eh, maaf Rin"
"gapapa, yauda aku nginep"
deg!
anjir ngomong aku aja kok bikin jantungan - gumam Osamu
"kok cepet banget setujunya?"
"yah kan Mama kamu yang bilang lagipula make sense kok alasannya"
"ohhh gitu"
Akhirnya Osamu menelfon satpam mereka untuk membukakan pagar rumah. Sebenarnya rumah kediaman Miya itu tidak terlalu besar kayak rumah-rumah old money lainnya. Meski tetap saja bagi Rintarou ini cukup besar. Apalagi dengan halaman dan garasi yang bisa muat sampai 3 mobil masing-masing.
Rintarou mematikan mesin mobilnya. Mengecek apa semua sudah aman terkendali. Setelahnya, Rintarou menuju bagasi mobilnya dan membuat Osamu sedikit bingung.
"ambil baju" jawabnya
Ah, ternyata Suna Rintarou ini penuh kejutan ya. Jarang ada orang yang membawa spare clothes kemana-mana, termasuk dirinya.
Keduanya masuk ke dalam rumah. Keadaan rumah sudah sepi dan hanya beberapa lampu saja yang menyala. Ya, tentu saja ini sudah hampir jam setengah satu malam.
"tidur di kamar aku aja, Rin. soalnya kamar tamu belum dibersihin"
"iyaa"
Rintarou mengikuti Osamu dari belakang. Tadi Rintarou sempat menanyakan orangtua Osamu hanya untuk sekedar menyapa. Namun, kata Osamu besok saja karena ini sudah malam dan tadi Mamanya menelfon karena Atsumu bilang tidak pulang bersamanya.
Semenjak lulus sekolah, tidak ada jam malam bagi si kembar Miya. Kedua orangtuanya tahu dan mengerti jika kedua anaknya pulang larut begini pasti karena bekerja. Jika pergi hang out asal jelas dengan siapa, orangtua mereka tidak akan marah. Tinggal mengabari saja kalau akan pulang larut.
"Rin, mandi disini aja. aku mandi di kamar Atsumu"
"gak usah, aku kalo mandi cepet. tunggu aja"
Maka dari itu, Osamu pun menunggu Rintarou sambil membereskan barang-barangnya. Mengambil baju tidur dan pakaian dalamnya dari dalam lemari untuk Ia bawa nanti ke kamar mandi.
Benar saja, dalam waktu 8 menit Rintarou sudah keluar dari kamar mandi. Cepat sekali, Tetsuki saja bisa menghabiskan waktu minimal dua puluh menit untuk mandi. Loh?
Osamu yang melihat Rintarou dengan pakaian casual dan rambut basahnya, membuat dirinya seperti dihipnotis kembali oleh pesonanya. Aneh tapi Osamu lagi-lagi menyukai wangi Rintarou.
"gak mandi?"
"ini mau" jawab Osamu
***
Setengah jam kemudian, Osamu keluar dari kamar mandi. Osamu sedikit menyesal karena asal mengambil baju tidur. Bagaiman tidak? Baju tidur yang Ia pakai saat ini sleeveless dan celana pendek, ini memang sudah 1 set.
Satu lagi, kebiasaan Osamu mau tidur itu adalah tidak menggunakan bra. Osamu merutuki diri sendiri akan kebodohannya.
"kok belom tidur?" tanya Osamu yang melihat Rintarou duduk di atas sofa
"masa aku tidur duluan daripada kamu"
aduh kenapa sih Rin tuh suka ngasih jawaban yang bikin jantungan - gumam Osamu
Entah dalam waktu beberapa jam ini sudah berapa kali Osamu bergumam perihal Rintarou yang benar-benar membuatnya jantungan.
"gapapa, Rin. kan kamu pasti cape"
"gak sopan, Osamu. lagipula aku mau minta selimut juga"
"minta?"
"iya? masa aku sekasur sama kamu?"
"Rin gak mau?"
"hah? gak sopan Osamu, masa iya kita sekasur. kita kenal belum lama, percaya banget aku gak bakal apa-apain kamu"
Entah keberanian dari mana dan entah kenapa Osamu mendadak merasa kesal.
"terserah!"
"hah? kok gitu jawabnya"
Rintarou bingung, ini kenapa suasana jadi tak enak begini. Rintarou tak merasa salah karena apa yang Ia ucapkan itu masuk akal.
Osamu mendiamkan Rintarou. Rasanya lelah sekali, ini sudah mau jam dua pagi dan mereka belum tidur.
"tidur, Miya" ucap Rintarou
"ya"
"kamu kenapa deh? bete banget kayaknya"
"Rin tidur di kasur aja kenapa sih? aku bersih kok, kasurnya juga bersih"
ohhh — gumam Rintarou
"kamu tinggal bilang, gak usah bete gitu"
"ya habis kamu ngomongnya gitu"
"aduh, gak mau debat lah. cape aku"
Rintarou pun langsung merebahkan dirinya di atas kasur. Osamu terkejut namun juga merasa senang. Osamu mematikan lampu kamar lalu ikut merebahkan dirinya di atas kasur. Ikut juga tenggelam di balik selimut bersama Rintarou.
"tidur, Miya. main hape bisa nanti kalo udah bangun"
Sekali lagi, Osamu kembali memasukkan apa yang Ia tahu mengenai Rintarou ke dalam kotaknya. Rintarou tidur dengan posisi telentang dan tangan kanan menutup setengah wajahnya.
Osamu senang. Kelewat senang, padahal hari ini begitu melelahkan tapi Osamu benar-benar merasa senang. Tanpa sadar Osamu juga ikut terlelap.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Feels
Fanfictiona certain feeling that undescribeable and that's what fem!Osamu Miya feels when she met "him" note : • gender bend characters • some cross over characters • bxb & bxg area • ooc • be a wise and supportive readers • votes / comments are very appre...