Mature Scene

5.8K 124 7
                                        

Only 21+
⚠️ Mengandung adegan sensitif dan Dewasa. Untuk yang tidak mau baca skip adegannya ⚠️

Xavie POV

2 tahun yang lalu,adikku yang sedang hamil tua sengaja di tambrak dan dilecehkan oleh seorang pria. Orang itu adalah Yasya.
Adikku hamil tanpa seorang ayah,akibat pergaulan yang sangat bebas di New York. Sejak dikandungan Milo bahkan tidak diinginkan. Amoora, adikku,sering mengkonsumsi minuman beralkohol untuk mengugurkan Milo. Tapi Milo sangat kuat dan bertahan hingga 9 bulan.

Namun,pria bajingan itu dengan sengaja melecehkan Amoora dan menabraknya sesudah dilecehkan. Amoora terpaksa melahirkan Milo dengan keadaan yang sangat kritis,hingga nyawanya tidak tertolong.

Aku mencari informasi tentang bajingan itu,dan menguntitnya hingga 2 tahun, dan mengancam untuk membunuhnya jika ia berani kabur. Tapi bajingan ini menukarkan 1 wanita untukku.

"STOP!" Potong Davina

"Aku tidak ingin dengar lagi"

Xa menelpon seseorang dan menyuruhnya masuk.
Seseorang itu datang dan menggendong Milo yang tertidur. Xa menggendong Milo dan menyuruh seseorang itu pergi.

"Anak itu adalah Milo. Aku berusaha merawatnya sejak lahir, aku tidak bisa selembut dirimu. Aku sangat kasar" lirih Xa.

Melihat wajah polos Milo,membuat hati nya tersentuh.

"Aku minta maaf atas semua hal yang ku perbuat padamu. Atas semua luka dan rasa sakit itu" gumam Xa.

Davina mendeket pada mereka. Membelai lembut wajah Milo,air matanya tak bisa di tahan. Betapa sulitnya menjadi Milo. Anak yang tidak diharapkan...

Davina menatap Xa dan Milo bergantian. Sambil memantapkan hatinya. Ia membawa Milo dalam dekapannya dan mengecup kepalan Milo serta membisikan doa yang baik pada anak itu.

"Kau memaafkanku,Davina?" Tanya Xa

"Entahlah" bingung Davina

Xa memeluk tubuh Davina dari balakang,menghirup dalam-dalam aroma tengkuk Davina,mengecup pipinya sangat lembut.

"Terimakasih" gumam Xa.

"Lepaskan,aku ingin duduk" ucap Davina. Xa melepaskan dekapannya dan duduk bersandar menepuk pahanya,Davina duduk disela-sela itu dan menyandarkan kepalanya pada dada bidang Xa. Pelukan Davina memang sangat nyaman,Milo tidak terbangun sejak tadi.

"Jika pegal,letakkan saja di kasur"bisik Xa. Davina bangkit dan meletakkan Milo pada kasurnya. Dan membereskan kembali kopernya.

"Biarkan barangmu dikoper." Ucap Xa.
Davina menatapnya dengan tajam.

"Kau tinggal dengan kami,dirumahku" Xa menghampiri Davina,menyibak rambut-rambut dengan lembut. Menatap dalam matanya. Tangannya meraih tengkuk Davina. Dan mencium bibir Davina,ciuman itu menuntut balas. Davina mengalungkan tanganya pada leher Xa.

Mendapat lampu hijau darinya,Xa membuka seluruh pakaian Davina,mengecup semua luka yang ada ditubuh Davina.

"Aku dan Milo sangat menyukai ini" Xa melahap rakus payudara Davina memilin lembut dan menghisapnya secara bergantian.

Lutut Davina lemas,karena kondisinya yang kurang istirahat. Xa meluncuti semua pakaiannya,dan membawa Davina pada gendongannya, ia melumat gemas bibir Davina,sambil 1 tangannya mengocok liang Davina lembut dengan 1 jarinya. Membelai clitoris dan menggerakan 1 jarinya lembut seperti menggoda,Davina sangat resah

"Xa...."lirih Davina

"Yes,baby" tanya Xa

"More!"deru Davina

DANGEROUS DADDY  [21+]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang