Sudah berminggu lamanya kau dan suamimu tidak berjumpa, salahkan atasan kalian yang begitu banyak memberikan pekerjaan.
Mungkin sudah selama itu pula kau tidak berjumpa dengan suamimu. Kau benar-benar merindukan pria pirang itu.
Dimana dia sekarang?
Kau menggumam. Lalu seseorang menyentuh bahumu pelan.
"[Name], kau dipanggil Furuya."
Dia datang kemari?
"Sudah menjelang malam, ayo pulang." Ucapnya begitu menjumpaimu di depan markas kepolisian.
"Ya, baiklah." Kau memasang sabuk pengaman dan menyandarkan tubuhmu pada kursi penumpang.
Mobilpun melaju dengan kecepatan sedang.
"Sudah lama ya, tidak pulang ke rumah." Sahutmu begitu merasa tidak nyaman dengan keheningan diantara kalian.
"Kita berdua sibuk, beruntunglah sebentar lagi akan natal dan tahun baru, ada beberapa hari senggang." Jawabnya sembari memegang gagang kemudi dengan sebelah tangan karena sedang mengganti gigi persneling mobilnya.
"Apa kita punya rencana untuk tahun ini? Tahun lalu kita berkumpul dengan keluargaku." Kau ingin tahu apa yang ingin dilakukannya.
"Ssa, kurasa aku hanya akan tetap di rumah. Tahun lalu tidak sesibuk ini."
Sesampainya di rumah kau membuka kunci pintu dengan key card lalu meletakkan sepatu di atas rak, menyalakan lampu ruangan dan menanak nasi.
Karbohidrat akan sangat bagus untuk menambah energi.
Pikirmu lalu kau pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Amuro memakai kacamata dan membuka laptopnya, mengerjakan sesuatu yang tidak kau lihat karena sedang tidak memakai contact lens saat ini.
"Apa masih ada pekerjaan?" Tanyamu begitu keluar dari kamar mandi dengan 2 handuk membalut tubuh dan kepalamu seusai keramas.
"Hanya beberapa laporan, kau sudah mandi? Padahal kuharap kau menungguku." Keluhnya.
"Tenanglah sayang, aku bisa menunggumu disini." Paham dengan maksud ucapannya, kau setuju dengan keinginannya.
"Kalau begitu aku akan mandi, kau bisa makan terlebih dahulu, nasinya sudah matang." Dia lalu bangkit dan mengambil handuk dari atas kepalamu.
"Baiklah."
Kau menunggunya sembari makan dan menonton televisi, meski tidak ada acara yang menarik perhatianmu, setidaknya bagus untuk tetap terjaga dengan suara sebelum dirimu mengantuk karena kelelahan dan kekenyangan.
Amuro keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk di pinggangnya, dililitkan sembarang, terlihat akan terlepas jika dia terlalu banyak bergerak.
"Kau tidak mengganti pakaian? Sudah malam, akan dingin jika kau tetap seperti itu." Ucapmu begitu melihatnya dengan tampilan bertelanjang dada.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suami : Amuro Tooru
FanfictionLet's pretend to be his wife. ©️Detective Conan/Case Closed
