CHAPTER 7

885 32 3
                                        

Hai kaum kaum readers sebelum baca part ini dan part selanjutnya jangan lupa vote dan follow biar authornya semangat buat up.

Tandai typo!!

Happy reading

***

Hari ini nara berniat untuk membuat nasi goreng untuk nya dan juga untuk argan,tak butuh waktu lama nasi goreng tersebut telah jadi.

Gadis itu beralih berjalan menuju ke lantai atas untuk emmbangunkan suaminya"ka bangun"panggil nara.

Argan yang merasa terganggu pun menggeliat tak lama lelaki itu membuka matanya "bangun kak"ucap nara membuat argan langsung bangun dan menuju ke arah kamar mandi.

Sementara nara perempuan itu sudah siap dengan seragamnya ssjak tadi bahkan kini ia tengah terdudu di meja makan sembari menunggu argan turun.

Tak lama lelaki yang ia tunggu pun turun dan duduk di hadapanya,kedua orang tersebut makan dalah satu dari mereka tak ada yang memulai percakapan.

Selesai dengan acara makan argan langsung berdiri"ayo nanti telat"ujar lelaki itu membuat nara mengangguk dan berdiri mengikuti argan keluar.

Usia nara telah menginjak 1 bulan dan mungkin 2 bulan lagi ia tak akan ke sekolah,gadis itu dengan hati hati naik ke atas motor sport milik argan tetapi belum sempat naik argan malah turunndari mobilnya membuat nara pun ikut turun.

"Kenapa kak?"tanya nara heran.

"Bentar"jawab argan lelaki itu membuka jaket yang ia kenakan dan mengikatnya di pinggang nara"besok jangan pakai rok yang pendek kayak gini"ucap argan.

Nara yang mengerti pun mengangguk "yaudah naik"perintah argan nara pun naik lagi ke motor itu dan motor itupun melaju membelah jalanan yang tak terlalu sepi.

Tak butuh waktu lama mereka berdua telah sampai nara binggung karna biasanya argan akan menurunkannya di depan gerbang dan menjemput silva tetapi kini argan malah membawa motor dan memarkirkan di dalam parkiran sekolah.

"Kaka gak jempur silva?"tanya nara.

"Gak gua lagi malas"sahut argan membuat nara mengangguk"tumben banget"batin nara.

Nara yang berniat berjalan pergi pun di tahan oleh argan"nar besok jangan pake rok yang pendek kayak gitu"ujar argan.

"Oh iya kak"nara yang menurut.

"Ayo"ajak argan.

Kadua orang itupun berjalan menuju ke arah kelas mereka masing masing argan berjalan di depan nara tak lama seseorang merangkul argan dari samping membuat nara sedikit memundurkan langkahnya.

"Kok gak jemput suh?"tanya gadis itu siapa lagi kalau bukan silva.

"Sorry"ujar argan sambil tersenyum manis kepada silva.

"Nar lu masuk gih"ujar argan membuat silva kebingunggan.

"Dia siapa?"tanya silva.

"Panjang ceritanya nanti gua cerita"ujar argan membuat nara mengangguk.

Kedua orang itu pergi menuju ke arah kelas mereka.

Kringg

Suara bel istirahat telah berbunyi nara dan erika kini tengah berada di kantin sambil memakan bakso.

"Gila emang yah baksonya bi endang emang enak bangett"seru erika membuat nara mengangguk.

"Alhamdullilah akhirnya habis juga"ujar nara.

ARGANARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang