ERROR - CODE 09

145 16 2
                                    

"Li...no?"

Seseorang yang baru masuk ke kamar Juyeon, langsung menatap Juyeon. "Lino? Dan Juy.. Lu bisa bicara?" Juyeon memegang bibirnya lalu menggeleng pelan. "Ah.. Lu cuma bisa ngomong 1 2 kata sajakah? Gapapa kok jangan dipaksakan." Younghoon, si orang tersebut langsung duduk di sebelah Juyeon. "By the way, Lino siapa?" Juyeon termenung. Ia sangat mengingat muka anak kecil yang dipanggil Lino tersebut. Namun ia tidak bisa mengingat wajah dari orang yang memeluknya di lift.

"Oiya tadi Changmin yang membawamu kesini. Ia melihatmu pingsan di lift. Lu sakit?" Juyeon menggelengkan kepalanya dan menatap ke arah sekitarnya. Ia merasa asing dengan tempat ini. "Ini apartnya Hyunjae. Dia jarang sih tinggal disini, cuma kalo ada keperluan mendadak atau disewakan untuk temennya yang datang dari jauh." Juyeon menganggukkan kepalanya mengerti. "Nah, sekarang lebih baik lu istirahat aja. Changmin juga sebentar lagi kesini, jadi gue tinggal dulu ya." Younghoon berjalan keluar kamar dan meninggalkan Juyeon yang termenung bingung.

----

"Lu kenal Juyeon?" Minho mengangkat kepalanya menatap Changmin, membuka kaleng sodanya dan menenguk isinya. "Gue kenalnya Joel." Changmin mendengus mendengar jawaban Minho. "Ya tadi lu peluk Juyeon kan bukan Joel!" Minho menatap Changmin tajam. "Dia. Joel." Minho menekan setiap kata yang ia lontarkan. "Ya gue gatau siapa Joel dan yang gue kenal adalah dia Juyeon. Intinya.. Lu kenal dia?" Minho mengeluarkan hpnya. "Gue tau lu penasaran dengan wallpaper gue kan? Buka aja." Changmin menatap Minho bingung, namun ia tetap mengambil hp tersebut dari tangan Minho dan membukanya. Ia melihat jelas wallpaper Minho kecil bersama satu orang anak kecil yang terlihat mirip seperti.. "Juyeon? Ah bukan, Joel?" Minho mengangguk.

"Joel, kakak gue yang beda setahun. Ia tetabrak setelah kami pulang dari membeli es krim bersama kakak tetangga kami. Ia tidak selamat, dan kakak tetangga kami juga mengalami pendarahan hebat di kepalanya yang langsung membuat keluarganya pindah ke luar negeri untuk pengobatannya." Changmin menganggukkan kepalanya. "Lalu kenapa lu ga kasih liat wallpaper lu ke Hyunjae?". Minho mengambil HP nya dan membuka sebuah folder. "Gue tau orang amnesia gabisa disembuhin. Dan gue juga tau Joel gabisa dibangkitkan lagi. Tetapi anehnya, gue malah bertemu mereka berdua ditempat yang bersamaan." Minho menunjukkan foto 3 orang yang tertawa sambil memakan cookies disebuah rumah. "Ini kak Jaehyun. Menurutmu, apakah ia mirip seseorang?" Changmin merebut kembali hp Minho dan men-zoom foto tersebut.

"Hyunjae????" Minho mengangkat kedua bahunya. "Gue gatau mereka orang yang sama atau hanya sekedar mirip. Jadi selain gue ingin mewujudkan mimpi Joel disini, gue juga ingin tau apakah direktur kita adalah kak Jaehyun 'kami' atau bukan." Changmin mengangguk dan mengambil hpnya. "Gue boleh ijin memfoto foto ini?" "Silahkan kalau lu ingin membantu gue menemukan mereka." Changmin langsung membuka kameranya dan mengambil foto tersebut. "Oke. Gue harus pergi. Gue akan update se segera mungkin. Bye Minho!"

Minho menatap kepergian Changmin dan melihat isi hpnya. "Joel... Walau muka lu udah ga semirip dulu, tapi... Kenapa lu bisa disini dikala gue inget detik-detik kematian lu di depan mata gue sendiri..."

---

"Hay Juyeon!!! Aku membawakan cookies enak loh!!" Changmin masuk ke kamar Juyeon sambil menggoyangkan tangannya.
Juyeon yang sedang membaca buku, mengangkat kepalanya dan menatap Changmin. Changmin duduk di depan Juyeon dan menengok ke arah buku itu. "Lagi baca buku apa sih??? Serius banget." Juyeon menunjukkan cover dari buku itu,

The Little Prince

"Lu demen buku anak-anak?". Juyeon hanya mengangkat bahunya lalu menutup buku tersebut. Changmin yang mengerti akan pergerakan Juyeon, langsung menegakkan badan dan memajukan kursinya ke arah Juyeon.

"Oke, gue gamau basa basi lagi. Lu kenal Minho?" Juyeon menaikkan alisnya kebingungan, lalu menggelengkan kepala. "Kalau Joel?" Juyeon langsung memegang kepalanya dan merasakan sakit yang luar biasa. "Joel, Joel. Minho kangen kamu." Juyeon mengerang hebat sambil memegang kepalanya. Sedikit demi sedikit darah menetes dari hidungnya. "Joel.. kamu ingat aku...?"

ERROR - MilJuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang